Analisis Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Return on Asset (ROA), dan Non Performing Loan (NPL) Terhadap Pertumbuhan Penyalurkan Kredit BPR di Indonesia (Periode 2008-2012)
CHOIRI MUSTOFA, Prof. Dr. Sri Adiningsih, M.Sc.
2013 | Skripsi | ILMU EKONOMIPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh CAR, BOPO, ROA, dan NPL terhadap pertumbuhan kredit pada Bank Perkreditan Rakyat di Indonesia tahun 2008-2012. Data dalam penelitian ini diperoleh dari Statistik Perbankan Indonesia yang dipublikasikan di dalam website Bank Indonesia. Secara umum, BPR yang ada di Indonesia dikelompokkan berdasarkan wilayah provinsi. Sampel penelitian ini berjumlah 600, terdiri dari 10 provinsi sebagai data cross section dan periode penelitian selama Januari 2008 sampai dengan Desember 2012 sebagai data time series. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah purposive sampling, yaitu pengambilan sampel berdasarkan maksud dan tujuan tertentu. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda dan uji hipotesis menggunakan uji t one-tail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel CAR atau ROA berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penyaluran kredit. Sedangkan variabel NPL atau BOPO berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan kredit. Dari hasil estimasi dapat dilihat bahwa model dalam penelitian ini memiliki nilai R2 sebesar 0,611. Angka ini menunjukkan bahwa 61% variasi pertumbuhan kredit BPR dapat dijelaskan oleh CAR, BOPO, ROA, dan NPL. Sementara itu, sisanya sebesar 39% dijelaskan oleh variabel-variabel lain di luar persamaan.
This research aims to analyze the effect of CAR, ROA, ROA and NPL to lending growth in the rural banks in Indonesia in 2008-2012. The data in this study is obtained from the Indonesian Banking Statistics published on the website of Bank Indonesia. In general, rural banks in Indonesia are grouped according to the province. There are 600 samples, consisting of 10 provinces as the cross section data and research during the period January 2008 to December 2012 as time series data. The technique used for sampling is purposive sampling, the sampling based on a specific purpose. The analysis technique used is multiple regression and hypothesis testing using one-tail t test. Our analysis found that CAR or BOPO positively affects lending growth but it is not significant statistically. Meanwhile, ROA or NPL had a negative effect but it is not significant statistically. Based on the estimation showed that 61% of loan growth variation can be explained by the CAR, ROA, ROA, and NPL. Meanwhile, the remaining 39% is explained by other variables outside equation.
Kata Kunci : CAR, BOPO, ROA, NPL dan Pertumbuhan Kredit