PEMODELAN PERENCANAAN ENERGI DI INDONESIA
MELDI RENDRA, Prof. Ir Arief Budiman. M.S., D.Eng.
2013 | Tesis | S2 Magister Teknik SistemPerencanaan Energi Indonesia diteliti untuk kepentingan Pemerintah Indonesia dalam menggali metode yang berbeda untuk menyiapkan rencana energi terpadu yang akan memberikan strategi jangka pendek, menengah, dan panjang. Berikut adalah sebuah ringkasan yang menggambarkan, lalu membandingkan metode ENPEP, LEAP, dan MARKAL dengan analisis yang berbeda secara mendalam, dengan berbagai teori, yang memberikan studi dalam bentuk analisis perencanaan dari metode yang berbeda terhadap sektor primer, permintaan energi, skenario instalasi pembangkit, dan inisiatif energi terbarukan. Selanjutnya penelitian didasarkan pada teori riset operasi sebagai model matematika dan peramalan dalam perumusan eksponensial regresif dalam menghitung sehingga perencanaan energi dapat disusun, diolah, dan diintegrasikan pada berbagai energi sektoral. Penelitian ini memberikan cara baru dalam alat bantu perencanaan untuk mencapai swasembada energi yang lebih besar dengan mengejar kebijakan yang berkelanjutan, menyediakan keamanan energi dan konservasi, dan lingkungan. Berbagai keputusan diperlukan yang diperlukan untuk mengatasi berbagai masalah energi. Saat ini, terlihat ada kebingungan tentang keputusan yang tepat dalam membangun berbagai kebijakan energi. Rekomendasi dalam penelitian ini akan memberikan sebuah catatan bagi otoritas energi untuk membuat keputusan yang tepat untuk mengatasi masalah energi. Hasil penelitian dalam studi ini adalah terkait pemasukan variabel berbagai deregulasi sektor energi dan kebijakan yang memberikan hasil signifikan untuk pemodelan perencanaan energi. Penciptaan model dengan menggunakan metode loop tertutup akan meningkatkan rencana rinci. LEAP, ENPEP, MARKAL hanya menghitung secara akuntansi, tidak ada intervensi umpan balik. Untuk perencanaan yang komprehensif, menggunakan hubungan kompleks menggunakan banyak cara terhadap teknik umpan balik terutama dalam intervensi kebijakan variabel sebagai sebuah rekomendasi dalam penelitian ini.
Indonesia Energy Planning Research set up for the Government of Indonesia for exploring the different method to prepare an Integrated Energy Plan which would provide a short, medium and long term strategy. This executive summary is an overview of comparing of methods of ENPEP, LEAP, and MARKAL with deep analysis, interviews, research and studies including analysis of plans from different methods undertaken by the primary resources, energy demand, generating plant scenario, and renewable energy initiative of this energy planning research. Subsequently a research was set up in order to undertake the operation research as mathematical modeling and forecasting using regresive exponential smoothing in calculate of collating, digesting, integrating and articulating the work of the various sectoral energy groups which included. This research to provide new ways for Indonesia to achieve greater energy self-sufficiency by pursuing policies that are sustainable, provide for energy security and conservation and are environmentally friendly. Decision making – decisions are required today for the medium and long term energy securities. Currently, there appears to be confusion about the proper decision making authorities in terms of additional generation capacity. The research recommendation of a National Energy Council with proper decision making authority is a strong move to address this issue. The result of research, While the deregulation of the energy sector and policy must be variable significant for modeling of energy planning. It is necessary that regulating should enjoy complete independence under research framework. Creation of model using closed loop method will be increasing a detailed plan. LEAP, ENPEP, MARKAL just calculate as straight forward, no feedback intervention. To comprehensive planning, using complex relation using many ways of feedback technique especially in breaking down variable policy intervention as a recommendation.
Kata Kunci : Modeling, Perencanaan Energi, Metode Dekomposisi