STABILITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L) SELAMA PENYIMPANAN
ATIK ERNAWATI, Prof. Dr. Ir. Umar Santoso, M. Sc,
2013 | Tesis | S2 Ilmu dan Teknologi PanganSecang (Caesalpinia sappan) merupakan salah satu pewarna alami untuk makanan, minuman dan berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Aktivitas antioksidan pada kayu secang disebabkan adanya senyawa brazilin, flavonoid dan fenolik yang dikandungnya. Penyimpanan ekstrak kayu secang biasanya dalam bentuk larutan dan serbuk. Sejauh ini publikasi tentang pengaruh suhu terhadap aktivitas antioksidan kayu secang masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas antioksidan ekstrak kayu secang dalam bentuk larutan dan serbuk selama penyimpanan. Penelitian ini dilakukan dengan mengekstrak kayu secang menggunakan pelarut air. Setelah itu disaring dan dikeringkan dengan freeze dryer. Ekstrak kayu secang disimpan menjadi dua bentuk yaitu larutan (suhu 10oC, 20oC, 30oC, 40oC, 50oC) dan serbuk (suhu 10oC, 20oC, 30oC) dan diuji pada hari ke 0, 4, 8, 12, 16, dan 20. Parameter yang diuji meliputi pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH radikal scavenging, total fenol, flavonoid dan vitamin C. Dengan semakin tinggi suhu dan semakin lama penyimpanan, aktivitas antioksidan ekstrak kayu secang dalam bentuk larutan maupun serbuk mengalami penurunan yang sejalan dengan penurunan kadar total fenolik, flavonoid dan vitamin C. Aktivitas antioksidan dan flavonoid larutan dan serbuk ekstrak kayu secang menunjukkan penurunan yang signifikan dengan semakin tinggi suhu dan semakin lamanya waktu penyimpanan. Sedangkan vitamin C larutan dan serbuk ekstrak kayu secang tidak menunjukkan penurunan yang signifikan. Total fenolik serbuk ekstrak kayu secang relatif stabil sampai hari ke 16 pada suhu 10, 20, dan 30oC meskipun cenderung turun. Untuk itu sebaiknya menyimpan ekstrak kayu secang dalam bentuk serbuk.
Secang (Caesalpinia sappan) is one of the plant material that is commonly used as a natural dye for food, drinks and a potential source of natural antioxidants. Antioxidant activity in secang wood, due brazilin compounds, flavonoids and phenolic contains. Extract storage secang wood is usually in the form of solutions and powders. Publications so far on the effect of temperature on the antioxidant activity of secang wood is still limited. Therefore, this study aims to determine the stability of the antioxidant extract secang wood in the form of solutions and powders during storage. The research was conducted by using a solvent to extract secang wood water. After it was filtered and dried by freeze dryer. Secang wood extract stored into two forms namely liquid (temperature 10oC, 20oC, 30oC, 40oC, 50oC) and powder (temperature 10oC, 20oC, 30oC) and tested on days 0, 4, 8, 12 , 16, and 20. The parameters tested include testing antioxidant activity by DPPH radical scavenging, total phenols, flavonoids and vitamin C. Antioxidant activity and flavonoid extract solution and powder secang wood The higher the temperature and the longer the storage, the antioxidant activity of extracts secang wood in the form of a solution or powder that fell in line with decreased levels of total phenolics, flavonoids and vitamin C. showed a significant decrease with the higher temperatures and the length of storage time. While vitamin C powder extract solution and secang wood showed no significant decrease. The total phenolic extract powder secang wood relatively stable until day 16, at 10, 20, and 30oC although tends to fall. For that, recommended storage for secang wood extract in the form of powder.
Kata Kunci : secang (Caesalpinia sappan L), aktivitas antioksidan, total fenolik, flavonoid, vitamin C