Asian Indian American Transnational Identity: A Study on Jhumpa Lahiri’s Interpreter of Maladies
ABDIEL TOEDJE, S.Pd, Prof. Dr. C. Soebakdi Soemanto, S.U
2013 | Tesis | S2 Pengkajian AmerikaKonsep lama tentang imigrasi – migrasi permanen – menampilkan sebuah gambaran yang terbatas tentang proses dan pengalaman imigran dewasa ini. Sekarang ini orang lebih mudah dibanding sebelumnya untuk dihubungkan dalam dua atau lebih komunitas lintas batas negara. Percepatan perkembangan komunikasi, transportasi, perdagangan dan jaringan infomasi melalui globalisasi telah memperkuat hubungan imigran pada dua atau lebih tempat yang berbeda. Sejak awal tahun 90an, literature tentang imigrasi mulai melingkupi migrasi transnasional dan transnasionalisme sebagai cara baru untuk memahami migrasi dewasa ini. Interpreter of Maladies menggambarkan pembentukan identitas transnasional imigran India Amerika. Tesis ini merupakan penelitian kualitatif dan sebagai sebuah penelitian multidisiplin dibawah Pengkajian Amerika, tesis ini menggunakan teori transnasional American Studies dan teori transnasionalisme. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap hubungan antara transnasionalisme dengan sejarah dan sastra India Amerika. Penelitian ini juga menyelidiki pengaruh transnasionalisme terhadap identitas. Yang terakhir, tesis ini mengamati bagaimana imigran India Amerika menghadapi pembentukan identitas mereka dalam konteks transnasionalisme sebagaimana yang tercermin dalam Interpreter of Maladies. Penelitian ini menunjukkan bahwa identitas menjadi lebih transnasional dan bervariasi dalam kaitan dengan perkembangan teknologi, transportasi, dan hubungan global antar manusia. Wilayah transnational memberi ruang untuk membentuk variasi identitas imigran India Amerika. Untuk mempertahankan identitas kesukuan mereka, di rumah mereka berhubungan dengan nilai-nilai budaya India. Budaya asli menjadi dasar sebelum mereka membangun identitas Amerika. Juga, imigran India Amerika mentoleransi dan menerima agama lain sebagai sebuah nilai budaya baru.
This thesis observes the Asian Indian American transnational identities on Jhumpa Lahiri’s Interpreter of Maladies. Traditional concept of immigration – permanent migration – describes a limited picture of the processes and experiences of contemporary migrants. It is now easier than ever to be connected to two or more communities across national borders. The accelerated development of communication, transport, trade and information networks through globalization has strengthened the connections of migrants to two or more places. Starting with the early nineties, migration literature began including transnational migration and transnationalism as new ways of understanding contemporary migration practices. Interpreter of Maladies portrays the Asian Indian American transnational identities construction. This is a qualitative research and as a multidisciplinary research under American Studies, it applies transnational American Studies theory and transnationalism theory. The objective of the study is to reveal the relation among transnationalism and Asian Indian American history and literature. It also explores the influence of transnationalism to identities. Finally, this thesis observes how Asian Indian American negotiates their identities construction in the context of transnationalism as reflected in Jhumpa Lahiri’s Interpreter of Maladies. The research shows that identities are becoming more transnational and multiple due to the development of technologies, transportation, and global connections between people. Transnational social field give a space to construct and negotiate Asian Indian American multiple identities. To preserve their Indian ethnicity, at home Asian Indian American engages in Asian Indian cultural values. Their origin culture will be a foundation before they built their American identity. Also, Asian Indian American tolerates and receives other religion as a new cultural value.
Kata Kunci : Transnasionalisme, Identitas, Etnisitas, Agama, Nasionalisme dan India America