Laporkan Masalah

PERBEDAAN EFEKTIVITAS ANTIMIKROBA ASAM HIALURONAT 2% DAN METRONIDAZOL GEL 25% TERHADAP BAKTERI ANAEROB SEBAGAI TERAPI TAMBAHAN SETELAH KURETASE PADA PERIODONTITIS KRONIS

Rudy Wijayanto, Dr. drg. Dahlia Herawati, SU., Sp. Perio (K),

2013 | Tesis | S2 Periodonsia

Periodontitis adalah peradangan pada jaringan pendukung gigi yang disebabkan oleh mikroorganisme tertentu atau kelompok mikroorganisme tertentu, yang menghasilkan kerusakan ligamen periodontal dan tulang alveolar dengan meningkatnya kedalaman poket periodontal. Kuretase merupakan salah satu prosedur dalam terapi periodontitis. Kuretase adalah pembersihan jaringan granulasi yang mengalami inflamasi kronis yang terbentuk pada dinding lateral poket periodontal. Aplikasi topikal antimikroba sering kali lebih efektif diberikan sebagai tambahan setelah tindakan scaling dan root planing serta kuretase untuk perawatan penyakit periodontal. Asam hialuronat mempunyai efek antimikroba, terutama sangat efektif untuk bakteri Agregatibacter actinomycetemcomitans, Provotela oris, Porphiromonas gingivalis dan Staphilococus aureus. Metronidazol sangat efektif untuk bakteri anareob sub ginggiva yang sangat berperan penting terhadap terjadinya periodontitis seperti Agregatibacter actinomycetemcomitans dan Porphiromonas gingivalis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas antimikroba asam hialuronat 2% dan metronidazol gel 25% setelah kuretase pada periodontitis kronis. Subjek penelitian merupakan pasien dengan periodontitis kronis dengan kedalaman poket periodontal 4-6 mm. Terdapat 2 kelompok penelitian yaitu aplikasi asam hialuronat 2% dan aplikasi metronidazol gel 25%, masing masing kelompok dengan 15 titik poket periodontal. Pengambilan data jumlah koloni bakteri anaerob plak sub gingiva dilakukan pada hari ke-0, ke-7 dan ke-21.Data dianalisis dengan anava mixed design dengan signifikansi 95%. Hasil uji anava mixed design menunjukkan penurunan koloni bakteri anaerob sub gingiva pada kedua kelompok perlakuan (p<0,005), tetapi tidak terdapat perbedaan bermakana diantara kedua kelompok (p>0,005). Antimikroba asam hialuronat 2% dan metronidazol gel 25% efektif dalam menurunkan jumlah koloni bakteri anaerob pada\ periodontitis kronis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan efektivitas antara anti mikroba asam hialuronat 2% dan metronidazol gel 25% terhadap bakteri anaerob setelah kuretase pada periodontitis kronis.

Periodontitis is the inflammation of the supporting tissues of the teeth caused by specific microorganisms or groups of specific microorganisms , which results in the destruction of periodontal ligament and alveolar bone with increased of periodontal pocket depth. Curettage is a procedure in the treatment of periodontitis . Curettage was cleaning the inflamed granulation tissue on the lateral wall of periodontal pocket. Topical antimicrobial applications are often more effective as an ajuvant after scaling and root planing and curettage for treatment of periodontal disease. Hyaluronic acid has antimicrobial effects, especially very effective for bacterials Agregatibacter actinomycetemcomitans , Provotela oris , Porphiromonas Staphilococus gingivalis and Staphylococcus aureus. Metronidazole is very effective for sub- gingival anareob bacteria which has important role at periodontitis such as Agregatibacter actinomycetemcomitans periodontitis and Porphiromonas gingivalis. This study aimes to determine differences in the effectiveness of antimicrobial hyaluronic acid 2% and metronidazole gel 25 % after curettage in chronic periodontitis . Subjects are patients with chronic periodontitis with periodontal pocket depth of 4-6 mm. There were two groups of the study was application of hyaluronic acid 2 % and metronidazole gel 25%, each group with 15 points periodontal pocket. Data retrieval count of anaerobic bacteria colony sub gingival plaque made on day 0, 7th and 21st. Data analyzed with mixed design ANOVA with 95 % significance. Mixed design ANOVA test results showed a decrease in sub gingival anaerobic bacteria colonies in both treatment groups (p < 0.005), but there is no difference between the two groups (p > 0.005). Antimicrobial hyaluronic acid 2% and metronidazole gel 25 % are effective in reducing the number of colonies of anaerobic bacteria in chronic periodontitis . The conclusion of this study is no difference the effectiveness between of antimicrobial hyaluronic acid 2 % and 25 % metronidazole gel against anaerobic bacteria after curettage in chronic periodontitis .

Kata Kunci : periodontitis kronis, kuretase, asam hialuronat 2%, metronidazol gel 25% bakteri anaerob.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.