Laporkan Masalah

KARAKTERISTIK MASJID TRADISIONAL DI KOTA PALEMBANG Studi Kasus Masjid-Masjid Tua di Kota Palembang, Sumatera Selatan

rangga firmansyah, Dr. Ir. Ahmad Sarwadi M,Eng.

2013 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur

Saat ini perancangan dan pemikiran arsitektur Islami lahir dari sebuah duplikasi dan peniruan terhadap bentuk-bentuk, elemen dan ornamentasi dari bangunan yang dianggap sebagai produk dari masyarakat Muslim. Pendekatan ini seringkali terbatasi dengan penggunaan simbol-simbol atau bentuk fisik yang dianggap merepresentasikan Islam & biasanya berasal dari Timur Tengah. Hal ini bisa terlihat dari perkembangan pembangunan masjid dan rehabilitasi masjid tradisional yang cenderung melupakan aspek lokal serta nilai & prinsip dasar Islam. Masjid tradisional Kota Palembang merupakan salah satu identitas lokal masyarakat Kota Palembang serta sebagai tempat yang dikhususkan dan mempunyai hukum khusus sebagai bangunan ibadah umat Islam (madaniyah khas). Tujuan Penelitian ini adalah untuk dapat melihat karakteristik masjid Tradisional di Kota Palembang dilihat dari aspek fungsi, ruang, teknik dan bentuk, serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pembentukan karakteristik masjid tradisional di Kota Palembang dilihat dari pengaruh nilai & prinsip dasar Islam serta pengaruh nilai budaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kasus (case study), dengan mengambil teori Ching (2000) dalam aspek-aspek pembentuk karakteristik arsitektur digunakan sebagai grand theory. Hasil penelitian menunjukkan adanya ciri-ciri khas masjid tradisional di Kota Palembang yang dipengaruhi nilai & prinsip dasar Islam serta nilai budaya berbasis lokal. Hal ini terbentuk dari perpaduan pengaruh Turki Utsmani dan Kerajaan Demak yang diadopsi oleh Kesultanan Palembang Darussalam dalam membangun masjid di kota Palembang saat itu.

Currently Islamic architectural design and ideas emerged from a duplication and impersonation of the forms, elements and ornamentation of the building are considered to be the product of Muslim society. This approach is often limited by the use of symbols or physical form is usually considered to represent Islam and from the Middle East. It can be seen from the development of mosque construction and rehabilitation of traditional mosques tend to forget the local aspects also basic values & principles of Islam. Palembang traditional mosque is one of the local identity of the people of Palembang as well as a devoted and have a special law as Muslim religious buildings (madaniyah khas). The research goal is to be able to see the characteristics of traditional mosques in the city of Palembang be seen from the aspect of function, space, technique and form, as well as knowing the factors that affect the formation of the characteristics of traditional mosques in the city of Palembang be seen from the influence of the basic values and principles of Islam as well as the effect of culture. This research uses the case study method, by taking the theory Ching (2000) in forming the characteristic aspects of the architecture is used as a grand theory. Research revealed a typical characteristics of a traditional mosque in Palembang which affected the basic values and principles of Islam as well as locally based cultural values. It is formed from a combination of the influence of the Ottoman Empire and the Kerajaan Demak which be adopted by the Palembang Darussalam Sultanate in establishing a mosque in the city of Palembang.

Kata Kunci : karakteristik, madaniyah khas, masjid tradisional, nilai& prinsip dasar islam, budaya lokal, kota Palembang.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.