Laporkan Masalah

OPTIMASI KENYAMANAN TERMAL MELALUI MODIFIKASI GEOMETRI URBAN STREET CANYON STUDI KASUS : JALAN KALIURANG KM. 4,5 - 5,8 YOGYAKARTA

Savitri Estiningtyas, Dr. Ir. Arif Kusumawanto, MT., IAI.

2013 | Tesis | S2 Desain Kawasan Binaan

Permasalahan penelitian adalah perubahan guna lahan pada kawasan jalan Kaliurang km 4.5-5.8 mempengaruhi perubahan kondisi fisik spasial kawasan yang berdampak pada kenaikan temperatur udara kawasan yang menjadikan kawasan tidak memiliki kenyamanan termal. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental simulatif, untuk menguji data dari lokus dan data hasil modifikasi dengan bantuan software ENVImet 3.1 untuk menjawab pertanyaan penelitian. Simulasi dilakukan terhadap variabel urban street canyon yaitu penambahan elemen ketinggian menjadi 30m pada bangunan yang membentuk canyon pada sub-variabel perbandingan tinggi bangunan dan lebar ruang jalan / urban street canyon (H/W), peggunaan jenis material permukaan berupa paving beton putih dengan albedo 80% pada subvariabel material permukaan, penanaman vegetasi secara berkelompok dengan jarak antar vegetasi selebar diameter tajuk untuk sub-variabel vegetasi dan penggabungan antara ketiganya. Hasil penelitian menunjukkan, lokus memiliki kondisi tidak nyaman termal baik berdasarkan hasil survey lapangan maupun running eksisting yang disebabkan oleh dominasi perbandingan tinggi bangunan dan lebar ruang jalan (H/W) yang menghasilkan nilai kurang dari setengah (H/W<0.5) dan 0.5

The research problem is the change in landuse in the area of Jalan Kaliurang km 4.5-5.8 affects the changes in physical spatial condition that has an impact on the rising of region air temperature and makes it not having thermal comfort. Using simulative-experimental method to examine data from site and modification outcome with the help of ENVI-met 3.1 software for answering the research questions. Simulation conducted on urban street canyon variable elements, which are the addition of a height of 30m in buildings that make up the canyon on the sub-variable ratio of building height and width of a street / urban street canyon (H/W), the use of material such as white concrete pavement that have 80% albedo in the sub-variable of surface material, vegetation plating in groups with the distance as wide as the diameter between vegetation canopy to sub-variable of vegetation and a combination between the three. The result shows that the site has thermal discomfort either based on field survey or software running of existing data due to the dominance of building height to street width ratio (H/W) which produce less than half of the value (H/W<0.5) and 0.5

Kata Kunci : urban street canyon, kenyamanan termal, rasio H/W, albedo material permukaan, paving beton putih, ENVI-met 3.1


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.