Laporkan Masalah

PERAN MAJELIS PENGAWAS DAERAH DALAM PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP NOTARIS YANG MENGHADAPI MASALAH HUKUM DI JAKARTA TIMUR

Ghessa Nashara Tasya, Sigid Riyanto, SH., M.Si.

2013 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab Notaris berhadapan dengan permasalahan hukum dan peran Majelis Pengawas Daerah (MPD) Jakarta Timur dalam memberikan perlindungan hukum terhadap Notaris yang menghadapi masalah hukum. Penelitian ini merupakan satu penelitian yang bersifat yuridis empiris, yaitu penelitian yang menggambarkan tentang realita yang terjadi dalam masyarakat, kemudian dianalisis dengan membandingkan antara nilai normatif dalam peraturan perundang-undangan dengan kenyataan yang ada di lapangan. Jenis data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data sekunder dan data primer. Data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dapat diperoleh dari berbagai perpustakaan, Situs internet, jurnal dan majalah, sedangkan data primer diperoleh melalui wawancara dengan responden yang memenuhi kriteria yang ditentukan oleh peneliti antara lain Majelis Pengawas Daerah (MPD) Notaris Jakarta Timur, beberapa Notaris yang senior, analisis datanya adalah kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 2 (dua) kesimpulan, yaitu 1. faktor penyebab Notaris berhadapan dengan permasalahan hukum yaitu Pelanggaran atau ketidak patuhan Notaris dalam menjalankan ketentuan-ketentuan UUJN dan Kode Etik 2. Peran MPD dalam memberikan perlindungan hukum adalah berperan sebagai mediator dan mengusahakan penyelesaian permasalahan yang dilaporkan tanpa gugatan ke Pengadilan dan sebagai Filter terhadap Notaris apabila Notaris mendapat panggilan dari Kepolisian, Kejaksaan, maupun Peradilan untuk hadir dalam pemeriksaan yang berkaitan dengan akta yang dibuatnya atau protokol Notaris yang berada dalam penyimpanan Notaris.

This study aims to determine the factors that cause the Law issues faced by Notary and the Role of Regional Supervisory Council (MPD) in East Jakarta in protection to the troubled notary. This study is an empirical juridical research that illustrates the reality that happening in the community, and then analyzed it by comparing the normative value of the legislation and the reality on the field. The data obtained in this study is secondary and primary data. Secondary data are primary legal materials, and secondary legal materials obtained from various libraries, Internet sites, journals and magazines, while the primary data obtained through interviews with respondents who meet the criteria set by the researcher e.g. Regional Supervisory Council (MPD) of East Jakarta, some senior Notaries, and finally the data analyzed qualitatively. There are two conclusions results (2), namely 1. The factor causing the Notary get law issues are their Violation or disobedience to execute the provisions of the UUJN Code and ethical provisions; 2. MPD role in providing legal protection is acting as a mediator and seek resolution on the reported problems and court lawsuit and as a Filter in occurrence of a call from police, prosecutors, and courts to examine the deed or protocol made by Notaries in their archival.

Kata Kunci : Permasalahan Hukum, Perlindungan Hukum, MPD


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.