SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP NOTARIS DAN UPAYA HUKUM ATAS PELANGGARAN PROFESI JABATAN NOTARIS DI KOTA BANJARMASIN
AHMAD DENY MUSTAMSIKIN, Sigid Riyanto, SH.,M.Si.
2013 | Tesis | S2 Magister KenotariatanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa jenis sanksi administratif yang dijatuhkan kepada notaris di Kota Banjarmasin dan untuk mengetahui upaya hukum yang dapat ditempuh oleh notaris yang di jatuhi sanksi administratif di Kota Banjarmasin. Penelitian ini adalah penelitian hukum empiris, yaitu “Penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti data primerâ€. Di mana peneliti langsung terjun kelapangan untuk meneliti segala hal-hal yang berkaitan dengan masalah penelitian setelah data lapangan terkumpul peneliti juga menganalisis dengan studi kepustakaan. Subyek dari penelitian ini adalah Notaris, Majelis Pengawas Notaris Daerah, dan pengguna jasa Notaris di Kota Banjarmasin. Dalam penentuan populasi, sampel dan responden peneliti menggunakan teknik Purpossive Sampling. Cara melaksanakan penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu data yang diperoleh dianalisa secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian ditemukan bahwa Pertama, beberapa jenis sanksi jabatan yang dijatuhkan kepada notaris di Kota Banjarmasin hanya sebatas sanksi Administratif yaitu berupa peneguran secara lisan dan tertulis, sejauh ini belum ada sanksi berupa pemberhentian sementara, pemberhentian dengan hormat, dan pemberhentian tidak hormat. Kedua, upaya hukum yang dapat ditempuh oleh notaris yang di jatuhi sanksi jabatan di Kota Banjarmasin apabila akta nya dikatakan batal demi hukum yaitu melakukan perlawanan di pengadilan dan berdasarkan itu apabila dijatuhi sanksi administratif dapat mengajukan keberatan kepada Majelis Pengawas yang lebih tinggi, akan tetapi selama ini di Kota Banjarmasin Notaris yang mendapat sanksi administratif tidak pernah melakukan upaya hukum.
-
Kata Kunci : Sanksi Administratif, Upaya Hukum, Pelanggaran Profesi Jabatan