Laporkan Masalah

SIMTOMATOLOGI PADA PASIEN STROKE BERDASARKAN DISTRIBUSI JENIS PATOLOGI

ALFA MONICA ARNORISA, Dr. dr. Ismail Setyopranoto, Sp.S(K)

2013 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Waktu penanganan stroke sangat berpengaruh terhadap prognosis stroke yang tentu saja membutuhkan kecepatan dalam penentuan diagnosis. Oleh karena itu penulis ingin melakukan penelitian untuk melihat gejala dan tanda yang paling banyak dimunculkan pada masing-masing jenis stroke. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi dan prosentase tanda dan gejala pasien stroke di Unit Stroke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta berdasarkan jenis patologinya. Metode: Penelitian dilaksanakan di Instalasi Rekam Medis Unit Stroke Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito. Dalam penelitian ini yang akan digunakan sebagai instrument adalah rekam medis pasien baru Unit Stroke RSUP Dr. Sardjito. Tanda dan gejala akan direkap dari rekam medis yang sudah tersusun seperti checklist. Kriteria inklusi meliputi seluruh pasien baru pertama kali tercatat sebagai pasien Unit Stroke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Teknik analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan bantuan software SPSS versi 18 dan hasil diubah menjadi bentuk prosentase, diperjelas dengan diagram pie untuk melihat gejala dan tanda berdasarkan jenis patologinya. Hasil: Jenis patologi stroke yang paling sering ditemukan pada pasien adalah stroke iskemik (64%). Sedangkan untuk stroke perdarahan paling banyak adalah perdarahan intraserebral (82%). Gejala klinis yang dominan muncul pada pasien stroke iskemik adalah paresis nervus kranialis (74%) dan gangguan motorik (65%). Gejala klinis yang dominan muncul pada pasien stroke perdarahan intraserebral adalah paresis nervus kranialis (64%) dan gangguan motorik (58%). Tidak ada gejala klinis dominan yang muncul pada pasien perdarahan subarakhnoid. Simpulan: Gejala dominan baik pada stroke iskemik maupun stroke perdarahan intraserebral adalah paresis nervus kranialis, sedangkan pada stroke perdarahan subarakhnoid tidak terdapat gejala yang dominan.

Background: Time stroke handling is very influential to prognosis stroke that of course needs speed in determining diagnosis. Thus I'd like to do research to see signs and symptoms are the most emerged in each type of stroke. Purpose: The purpose of this research is to know distribution and percentage signs and symptoms stroke patients in Stroke Unit RSUP HAM), one baby was Dr. Sardjito Yogyakarta based on distribution of pathology. Method: Research carried out in Installing Medical Records Stroke Unit General Hospital Center Dr. Sardjito. In this research that will be used as instrument is medical records new patients Stroke Unit RSUP HAM), one baby was Dr. Sardjito. Signs and symptoms would have been recapitulated from medical records that had been arranged like a checklist. The criteria inclusion on all new patients first noted as patients Stroke Unit RSUP HAM), one baby was Dr. Sardjito Yogyakarta. Data analysis techniques used in this research is a technique quantitative data analysis. Data analysis done with the help software SPSS v. 18 and the result was changed to form percentage, made clear to diagram pie symptoms and signs to see based on distribution of pathology. Results: Types of pathology stroke that most often found on ischemic stroke patients (64 percent). While for stroke bleeding most is bleeding intracerebral (82%). Clinical symptoms that dominant appeared in patients with ischemic stroke arecranial nerve paresis (74%) and impaired motor (65%). Clinical symptoms that dominant appeared in stroke patients bleeding intracerebral is cranial nerve paresis (64%) and impaired motor (58%). There is no clinical symptoms dominant that appeared in the elderly bleeding subarachnoid. Conclusions: symptoms dominant in both ischemic stroke and stroke bleeding intracerebral is cranial nerve paresis, while in stroke bleeding subarachnoid there is no symptoms that dominant.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.