PERAN RELIGIUSITAS DAN EMPATI KEPADA NON-MUSLIM TERHADAP OUTGROUP FAVORITISM
Johan Satria Putra, Dr. Bagus Riyono, MA.
2013 | Tesis | S2 PsikologiReligiusitas dan empati pada dasarnya dapat mendorong seseorang untuk bersikap positif terhadap orang dari kelompok bahkan agama lain. Namun, dalam beberapa kasus, orang yang religius tidak otomatis memiliki sikap positif terhadap orang beragama lain. Di sisi lain, orang yang berempati terkadang tidak memiliki tingkat religiusitas yang tinggi, bahkan tidak merasa memiliki agamanya. Penelitian ini merupakan studi teoritis yang bertujuan untuk meneliti sejauh mana peran dari religiusitas dan empati kepada non-muslim ini terhadap outgroup favoritism kepada non-Islam. Tiga skala yang terdiri dari skala religiusitas, ethnocultural emphaty, dan favoritisme kelompok diberikan kepada 106 subjek muslim dari berbagai kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empati kepada non-muslim memiliki peran yang lebih signifikan terhadap outgroup favoritism kepada non-Islam. Religiusitas juga memiliki peran yang lebih kecil, yaitu untuk mengontrol tingkat outgroup favoritism agar tidak mencapai wilayah yang ekstrim. Penelitian ini memiliki sejumlah kelemahan dalam validitas konstruknya, sehingga diharapkan agar penelitian selanjutnya melakukan analisis faktor terlebih dahulu terhadap skala-skala yang akan digunakan, sebelum melakukan penelitian.
Religiosity and empathy may encourage someone to act positively toward different person, inspite of he come from another group. However, in many cases, a religious person not automatically has a positive attitude toward another believer from the other religions. On the other side, the empathic one sometimes doesn’t have a high level of religiosity, even not have a sense of group belonging. This is a theoretical study examining how the role of religiosity and empathy toward non-moslem, in the outgroup favoritism toward non-Islam. Three scale : religiosity, ethnocultural empathy, and group favoritism given to 106 participants of moslem from four various groups. The result showed that empathy toward nonmoslem has a more significant role to increase outgroup favoritism toward non- Islam. Religousity has a smaller role, which to control outgroup favoritism level avoiding an extreme domain. This study has a number of weakness in its construct validity, so that expected to the next similar study to do a factor analysing before doing the examine.
Kata Kunci : religiusitas, empati, outgroup favoritism, non-muslim