ANALISIS KEKUATAN HUKUM AKTA JUAL BELI YANG TIDAK SESUAI DENGAN PEDOMAN PENGISIAN AKTA JUAL BELI DAN AKIBAT HUKUMNYA (Studi Kasus Nomor 80/Pdt.G/2011/PN.Kds)
SHINTA NIKE AYUDIA, Dr. Ari Hernawan, S.H., M. Hum,
2013 | Tesis | S2 Magister KenotariatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketidaksesuaian Akta Jual Beli dengan pedoman pengisian Akta Jual Beli (studi kasus Nomor 80/Pdt.G/2011/PN.Kds) dan akibat hukumnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif yang menitikberatkan pada penelitian dokumen atau kepustakaan yang intinya mencari teori-teori, pandangan-pandangan yang relevan dengan permasalahan yang dibahas. Walaupun demikian, dalam penelitian juga dilakukan penelitian lapangan untuk mendukung penelitian lapangan. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Metode analisis deduktif adalah metode analisis dengan menerapkan suatu norma hukum bagi penyelesaian suatu perkara, menerapkan suatu hukum in abstracto dalam memecahkan suatu masalah hukum in concerto. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa akta jual beli pada kasus Putusan Nomor 80/Pdt.G/2011/PN.Kds ditemukan ketidaksesuaian dengan pedoman pengisian akta jual beli yaitu tidak ada nomor akta, tidak dicantumkan hari apa, tanggal, bulan, tahun, tidak ada tanda tangan saksi-saksi, dan tanda tangan PPAT yang menyalahi ketentuan mengenai bentuk akta otentik yang mengharuskan dilakukan pengisian sesuai pedoman. Akibatnya menurut Majelis Hakim perbuatan jual beli tersebut dianggap belum terlaksana atau terjadi. Pertimbangan Hakim dinilai kurang tepat karena perbuatan jual beli tersebut belum terlaksana atau terjadi bukan dikarenakan pengisian tidak sesuai dengan pedoman, tetapi Hak Milik tanah tersebut sedang dalam sengketa sehingga diblokir. Objek jual beli dilarang peralihannya oleh peraturan.
This study aims to determine the discrepancy deed of sale with charging guidelines deed of sale (case study No. 80/Pdt.G/2011/PN.Kds) and its legal consequences. The method used in this study is a judicial-normative study, which focuses on library research, which essentially seek theories, views which are relevant to the covered subject matter. However, the study also conducted field research to support field research. This study used secondary data. Deductive analysis method is a method of analysis by applying a rule of law for the settlement of a case, applying a law in abstracto in solving legal problems in concrito. deed of sale Based on the results of the study according to Decision Number 80/Pdt.G/2011/PN.Kds charging guidelines found discrepancies with the with no numbers, not specified day, date, month, year, no signatures of witnesses, and the signature PPAT which clearly violate the provisions of authenticity that requires charging done as the guidelines. As a result, according to the judges the deed of sale has not been done or happened. The Judge’s decision is considered as inappropriate because the deed of sale has not been done or happened, despite the charging is not in accordance with the guidelines, but mainly because the land is in dispute and also blocked. Object of buying and selling are prohibited by regulation to be transferred.
Kata Kunci : Jual Beli, Pedoman Pengisian Akta Jual Beli, Akibat Hukum