Laporkan Masalah

STUDI TEKNOMETRIK INDUSTRI KERAJINAN KERAMIK KASONGAN DENGAN MENGGUNAKAN SAGA CERAMIC DAN TOYOTA WAY SEBAGAI BENCHMARKS

MIFTAH UDIN, Ir. Alva Edy Tontowi, M.Sc., Ph.D.,

2013 | Tesis | S2 Magister Teknik Sistem

Untuk mengetahui level teknologi suatu perusahaan atau Klaster Industri dapat diukur dengan menggunakan tool yang disebut teknonometrik, suatu metode yang dikembangkan oleh UN-ESCAP yang memandangan bahwa Teknologi adalah kombinasi dari empat komponen dasar yang membangunnya, terdiri dari perangkat teknologi (technoware), organisasi (orgaware), informasi (infoware), dan manusia (humanware). Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan level teknologi Kasogan dan bagaimana cara mengembangkanya berdasarkan pada analisa Gap teknologi terbaik, Kebutuhan pelanggan, dan Prinsip-prinsip Toyota Way. Kasongan merupakan klaster industry kecil menengah (IKM) dan Klaster keramik yang terkenal di Provinsi Yogyakarta. Data primer didapatkan dari riset lapangan terhadap 86 pengrajin dengan interview mendalam, yang terdiri dari 82 pengrajin kecil dan 4 lainya pengrajin besar. Metodologi penelitian menggunakan teknometrik (sebuah tool yang mendiskripsikan teknologi terdiri empat aspek antara lain: technoware, humanware, infoware, dan Orgaware). Penelitian ini memperhatikan today needs dan competitiveness in future market, menggunakan Aritaware (Japanese ceramic) bernama Koperasi Saga ceramic sebagai pembanding best class pada porcelain dan ceramic serta yang terakhir prinsip-prinsip Toyota sebagai best practice pada manufacture. Hasil penelitian adalah kombinasi antara prinsip Toyota Way dan Saga Ceramic Coperative sebagai operasional pengembangan Kasongan: a). Technoware: Implementasi built-in quality dan 5-R pada proses produksi untuk mengurangi cost dan meningkatkan kualitas, perbaruan perbot dengan menggunakan mesin diperlukan, impelemantasi proyek kerjasama dengan ISI Yogyakarta dan PPPPTK pada product development. b). Humanware: Peningkatan layanan konsumen menggunakan prinsip respect to costumer dan pemberdayaan pekerja melalui pelatihan, OJT dengan Kasongan’s artist. c). Infoware: Implementasi update segala informasi manajemen sebulan sekali sebagai public relation. d) Orgaware: Pemberdayaan Koperasi.

The objective of this research is to determine level of technology in Kasongan and how to improve it based on Level of technology, Costumer needs and Toyota Way principles. Kasongan was a small and medium enterprises (SME) and one of the prominent ceramic clusters in Yogyakarta province. Primary data were collected through field research and 86 entrepreneurs had been deeply interviewed that consist of 82 small entrepreneurs and 4 grown one. The researches methodology are using technometric (a tool that descripted a technology consist of four aspects: technoware, humanware, infoware, and Orgaware). Also consider today need and competitiveness in future market may follow, using Aritaware (Japanese ceramic) named Saga ceramic cooperative as best class in porcelain and ceramic and Toyota way principles as best practice in manufacture. The study results are combination from Toyota Way and Saga Ceramic Coperative as recommendation of Kasongan improvement : a). Technoware: implementation of Jidoka and 5-S Principle in production process, mechanical means may follow, Implementation of cooperation projects with ISI Yogyakarta and PPPPTK in product development, Set of price by cost reduction to maximize profit. b). Humanware: Increasing costumer service using respect to costumer principle and labor empowerment through training with Kasongan artist. c). Infoware: Implementation of updating all management information in monthly as public relation. d) Orgaware: Cooperative empowerment.

Kata Kunci : Keramik, Kasongan, technometric, Toyota Way.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.