KORELASI ANTARA KADAR VITAMIN E DALAM SERUM DENGAN DERAJAT KEPARAHAN AKNE VULGARIS DI YOGYAKARTA
HENRY NUR KUSUMA WARDANI, dr. Kristiana Etnawati, MPH, Sp.KK (K)
2013 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERLatar belakang : Akne vulgaris adalah salah satu penyakit kulit yang selalu menjadi masalah bagi remaja dan dewasa muda. Patogenesis akne melibatkan proses peningkatan ekskresi dari sebum, hiperkeratosis dari duktus pilosebaceus, kolonisasi Propionibacterium acnes di duktus serta pelepasan mediator inflamasi dan respon imun. Propionibacterium acnes menghasilkan mediator inflamasi yang salah satunya adalah faktor kemotaksis. Faktor kemotaksis tersebut akan menyebabkan akumulasi dari neutrofil yang akan memproduksi radikal bebas. Radikal bebas dapat merusak Propionibacterium acnes dan jaringan normal disekitarnya. Untuk menghambat kerusakan tersebut dibutuhkan antioksidan. Antioksidan utama yang terdapat dikulit adalah vitamin E. Tujuan penelitian : Untuk mencari korelasi antara kadar vitamin E dalam serum dengan derajat keparahan akne vulgaris Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan metode potong lintang melibatkan 51 responden penderita akne vulgaris dengan berbagai derajat keparahan akne yang termasuk dalam kriteria inklusi. Kadar vitamin E dalam serum diukur menggunakan metode dari R.G Martinek. Peneliti menggunakan uji analisis korelasi pearson dan ANOVA untuk menganalisis data. Hasil penelitian : Nilai korelasi –0,202 (r= -0,202) antara kadar vitamin E dalam serum dengan derajat keparahan akne. Penelitian ini tidak bermakna secara statistika (p=0,155, p>0,05). Tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada kadar vitamin E terhadap derajat keparahan akne yang ditunjukkan dengan signifikansi 0,355 pada uji one way ANOVA. Kesimpulan : Tidak terdapat korelasi antara kadar vitamin E dalam serum dengan derajat keparahan akne vulgaris.
Background: Acne vulgaris is a skin disease that has always been a problem for adolescents and young adults. The pathogenesis of acne involves the increased excretion of sebum, hyperkeratosis of duct pilosebaceus, Propionibacterium acnes colonization in the duct and the release of inflammatory mediators and the immune response. Propionibacterium acnes produce inflammatory mediators, one of which is a chemotactic factors. Chemotactic factors that will lead to the accumulation of neutrophils that will produce free radicals. Free radicals can damage Propionibacterium acnes and the surrounding normal tissue. Required to inhibit the breakdown of antioxidants. The main antioxidants contained skin is vitamin E. Objective: To find a correlation between serum levels of vitamin E in various degress of severity of acne vulgaris Methods: This research used cross-sectional method involving 51 respondents acne vulgaris patients with various degrees of severity of acne were included in the inclusion criteria. Vitamin E levels in serum were measured using the method of R.G Martinek. Researcher using Pearson correlation analysis test and ANOVA to analyze the data. The results: -0.202 correlation value (r = -0.202) between serum levels of vitamin E in the severity of acne. This study was not statistically significant (p = 0.155, p> 0,05). There was no significant difference in the levels of vitamin E on the degree of acne severity as indicated by the significance of the 0.355 one way ANOVA test. Conclusion: There was no correlation between serum levels of vitamin E in the degree of severity of acne vulgaris.
Kata Kunci : Akne Vulgaris, Stres oksidatif, Antioksidan, vitamin E.