Laporkan Masalah

KORELASI ANTARA KADAR VITAMIN C DALAM SERUM DENGAN DERAJAT KEPARAHAN AKNE VULGARIS DI YOGYAKARTA

RICKY ARIS FANDIKA, dr. Kristiana Etnawati, MPH, Sp.KK (K)

2013 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar belakang: Akne vulgaris adalah penyakit kulit yang paling umum terjadi pada usia remaja. Secara umum, patogenesis akne vulgaris disebabkan adanya radikal bebas yang termasuk dalam golongan reactive oxygen species (ROS). ROS dibutuhkan untuk menjalankan fungsi fisiologis tubuh, tetapi apabila berlebihan akan menimbulkan stres oksidatif yang dapat menimbulkan respons inflamasi yang berbeda manifestasinya pada setiap individu. Stres oksidatif akan dinetralkan oleh antioksidan, salah satunya adalah vitamin C atau asam askorbat. Terapi pemberian vitamin C dan turunannya, baik melalui oral atau topikal telah terbukti menurunkan kadar stres oksidatif dalam tubuh. Kadar vitamin C dalam serum yang lebih tinggi pada orang yang tidak menderita akne vulgaris dibandingkan dengan penderita akne vulgaris telah terbukti kebenarannya. Namun, kadar vitamin C dalam serum pada berbagai derajat keparahan penderita akne vulgaris belum pernah diteliti kebenarannya. Tujuan penelitian: Untuk mencari korelasi antara kadar vitamin C dalam serum dengan derajat keparahan akne vulgaris. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode potong lintang melibatkan 51 responden penderita akne vulgaris dengan berbagai derajat keparahan yang masuk kriteria inklusi. Kami menggunakan prinsip DNPH untuk mengukur kadar vitamin C dalam serum. Peneliti menggunakan uji analisis korelasi Pearson untuk menganalisis data. Hasil penelitian: Didapatkan nilai korelasi sebesar - 0,405 (r = -0,405) antara kadar vitamin C dalam serum dengan derajat keparahan akne vulgaris. Penelitian ini juga bermakna secara statistika (p = 0,003, p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat korelasi antara kadar vitamin C dalam serum dengan derajat keparahan akne vulgaris. Kekuatan korelasinya adalah sedang dan arah korelasi yang negatif berarti semakin besar nilai kadar vitamin C dalam serum, maka semakin ringan derajat keparahan akne vulgaris begitu pula sebaliknya.

Background: Acne vulgaris is the most common skin disease that occurs in adolescence. Commonly, the pathogenesis of acne vulgaris is caused by free radicals belonging to the reactive oxygen species (ROS). ROS is needed to maintain the physiological function of the body, but when it excesses in quantity, oxidative stress happens leading to an inflammatory response that manifests differently in each individual. Oxidative stress is neutralized by antioxidant, including vitamin C or ascorbic acid. Administration of vitamin C and its derivatives, either through oral or topical has been shown to reduce level of oxidative stress in the body. Serum level of vitamin C in higher in people who do not suffer from acne vulgaris compared with patients with acne vulgaris has been proven true. However, serum level of vitamin C in various degrees of severity in patients with acne vulgaris has not been performed. Objective: To find the correlation between serum level of vitamin C in various degrees of severity of acne vulgaris. Method: This study used cross-sectional involving 51 respondents with acne vulgaris with various degrees of severity entry criteria for inclusion. We used DNPH principle to measure serum levels of vitamin C. The result is analyzed with Pearson correlation analysis test methods. Result: The value of correlation is -0,405 (r = -0,405) between serum levels of vitamin C and degrees of severity of acne vulgaris. This study is also statistically significant (p = 0,003, p < 0,05). Conclusion: There is a correlation between serum levels of vitamin C and degrees of severity of acne vulgaris. The strength of correlation is moderate and negative correlation direction means if the value of serum levels of vitamin C is greater, so the degree of severity of acne vulgaris would be milder and vice versa.

Kata Kunci : Akne vulgaris, stres oksidatif, antioksidan, vitamin C.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.