Laporkan Masalah

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELOMPOK UNTUK EVALUASI PEMOHON HIBAH USAHA DENGAN METODE PROFILE MATCHING DAN COPELAND SCORE (StudiKasus :PemohonHibah UsahaRumah Zakat Cabang Yogyakarta)

FITRIANI MUTTAKIN, Dr., Drs.Azhari SN, MT.

2013 | Tesis | S2 Ilmu Komputer

Rumah Zakat sebagai LembagaAmil Zakat Nasional mempunyai program senyum mandiri sebagai ikhtiar untuk mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. Program ini dijalankan dengan memberikan hibah usaha untuk penerima zakat yang telah dipilih dan direncanakan untuk satu tahun dimana setelah menerima hibah untuk enam bulan pertama, setiap kandidat akan mengalami proses evaluasi sebelum menerima hibah untuk enam bulan yang kedua. Ada tiga orang manajer yang terlibat dalam melakukan evaluasi untuk menghasilkan keputusan yaitu Manajer Integrated Community Development (ICD), Manajer Micro Business Officer (MBO), dan Manajer Rumah Sehat Keluarga (RSK). Berbagai permasalahan muncul dalam membuat keputusan bersama seperti ketiga manajer tidak berada pada satu tempat, adanya unsur subjektif dalam pengambilan keputusan, serta bidang kerja manajer yang berbeda, sehingga Sistem Pendukung Keputusan Kelompok dibutuhkan untuk mengatasi masalah tersebut. Metode Profile Matching dapat membantu manajer mencari kandidat yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan dan metode voting Copeland Score dapat menyatukan preferensi para manajer. Hasil dari SPKK ini adalah dapat mengatasi permasalahan dan mendeskripsikan perkembangan pemohon hibah setelah menerima hibah tahap pertama yang dibandingkan dalam tiga kelompok yaitu Komitmen kuat, Ecopreneur dan Mandiri. Hasil akhir yang diharapkan adalah sistem mampu memberikan alternatif penerima hibah yang berhak untuk kembali mendapatkan hibah dari Rumah Zakat.

Rumah Zakat as the National Institute of Amil Zakat has a program senyum mandiri as effort to reduce the percentage of poverty in Indonesia.This program isdone by providing capital grants for zakat recipients who have been selected and are planned for one year, and after receiving a grant for the first period (six month), each candidate will under go an evaluation process before receiving the grant for the second six months period. There are threemanagers involvedevaluationfor decision making, namely Integrated Community Development (ICD) manager, Micro Business Officer (MBO), managerand Rumah Sehat Keluarga(RSK) manager. Variousproblemsarisingwhen making the decisions, such as the managers are not located in the same area, there is subjective decision, and managers working in different areas, soGroup Decision Support Systems needed to overcome that problems.. Profile Matching method can help managers find appropriate candidates that match with desired criteria and the Copeland Score voting method can unify the preferences of the managers.Result of this GDSS can address the problems and determine which applicant business grant deserve to regain capital grants, and giving good recomendation to get additional advantages were compared into threegroups:Komitmen Kuat, EcopreneurandMandiri. The final resultis thesystemexpectedto providean alternativegranteesare eligibletore-obtain a grantfromRumah Zakat.

Kata Kunci : SPKK, Profile Matching, Copeland score, Evaluasi pemohon Hibah usaha


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.