HUBUNGAN PERSENTASE LEMAK BADAN DENGAN TEKANAN DARAH PADA PEREMPUAN USIA 40-65 TAHUN DI DESA SARIHARJO SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
M. FAIZ ATHOIR ROHMAN, Dra. Neni Trilusiana Rahmawati, M.Kes., Ph.D.,
2013 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERLatar Belakang: Obesitas merupakan masalah kesehatan global yang dapat menjadi faktor resiko dari banyak penyakit, salah satunya adalah hipertensi. Perempuan dalam hal ini memiliki risiko yang lebih besar dibanding laki-laki karena komposisi tubuh perempuan yang memiliki lebih banyak lemak. Penilaian obesitas dapat dilakukan dengan menghitung persentase lemak badan. Cara sederhana untuk menghitung persentase lemak badan adalah dengan memanfaatkan parameter antropometri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah persentase lemak badan dan tekanan darah pada perempuan usia 40-65 tahun. Bahan dan Cara: Desain penelitian adalahcroos sectional dengan subjek perempuan berjumlah 131 orang yang berdimisili di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Seluruh subjek dilakukan pengukuran antropometri (berat badan, tinggi badan, tebal lipatan kulit suprailiaka, dan lingkar pinggang) dan tekanan darah (sistolik dan diastolik). Hasil pengukuran antropometri digunakan untuk menghitung persentase lemak badan berdasarkan rumus Lean dkk. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney, t tidak berpasangan, dan Spearman. Hasil: Perbedaan rerata tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok usia 40-49 tahun (122,6±18,6 dan 80,2±11,6) dibandingkan dengan usia 50-65 (129,0±20,6 dan 83,1±9,3) tahun secara statistik bermakna (p<0,05), sedangkan persentase lemak badan pada kelompok usia 40-49 tahun (23,5±6,5) dibandingkan dengan usia 50-65 tahun (22,7±6,7) menunjukkan hasil tidak bermakna (p>0,05). Simpulan: Usia memiliki pengaruh terhadap nilai tekanan darah. Penambahan usia akan diikuti dengan peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik.
Background:Obesity is a global health problem which can be a risk factor of many diseases, one of them is hypertension. Women, in this case, have a greater risk than men because of women's body composition that has more fat. The assessment of obesity can be done by calculating the body fat percentage. A simple way to calculate the body fat percentage is by utilizing anthropometric parameters. Objective:The research is aimed to study of body fat percentage and blood pressure in women of 40-65 years old. Methods:Design of the research is croos sectional with total female subjects 131 people who live in Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). All subjects were examined with anthropometric (weight, height, suprailiac skinfold, and waist circumference) and blood pressure(systolic and diastolic) measurements. The results of anthropometric measurements were used to calculate the body fat percentage based on Lean’s et al formula. Data were analyzed using the Mann-Whitney test, unpaired t, and Spearman. Result:The average difference of systolic and diastolic blood pressure on the age group 40-49 years old (122.6 ± 18.6 and 80.2 ± 11.6) is compared with age group 50- 65 years old (129.0 ± 20.6 and 83, 1 ± 9.3) was statistically significant (p <0.05), whereas the body fat percentage in the age group 40-49 years old (23.5 ± 6.5) is compared with age group 50-65 years old (22.7 ± 6.7) showed no significant results (p> 0,05). Conclusions:Age has effect on the value of blood pressure. Increasing of agewill be followed by enhancement of systolic and diastolic blood pressure.
Kata Kunci : persentase lemak badan, antropometri, sistolik, diastolik, hipertensi.