EVALUASI JENIS POHON BERDASARKAN TINJAUAN FUNGSI DAN MODEL ARSITEKTURNYA DI KAWASAN SEKIP UGM
F MAFTUKHAKH H N, Ir. Dwi T. Adriyanti, MP.
2013 | Skripsi | BUDIDAYA HUTANRuang terbuka hijau merupakan area memanjang/jalur dan/atau mengelompok, yang penggunaannya lebih bersifat terbuka, tempat tumbuh tanaman, baik yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. Perencanaan ruang terbuka hijau yang memperhatikan berbagai aspek, yakni aspek fisik, sosial, dan ekologis akan menciptakan pengendalian lingkungan yang baik. Hal yang harus diperhatikan dalam perencanaan ruang terbuka hijau adalah pemilihan jenis pohon yang tepat agar fungsi yang diharapkan dapat tercapai. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis pohon yang tumbuh, serta mengevaluasi jenis pohon berdasarkan fungsi dan model arsitekturnya. Penelitian dilakukan di kawasan Sekip UGM dengan menggunakan metode inventarisasi dan evaluasi. Kawasan penelitian dibagi menjadi 3 blok berdasarkan fungsi dan penggunaannya. Hasil yang diperoleh dari inventarisasi pohon di kawasan Sekip UGM yaitu terdapat 38 jenis pohon, yang tergolong dalam 22 famili, dan 14 model arsitektur pohon.
Green open space is elongated/pathway and/or clustered area, which used as more open, space for the growth of both naturally and cultivated plants. Green open space planning that considers various aspects, such as physical, social, and ecological aspects will create best environmental control. Things that must be considered in green open space planning is the selection of the right type of vegetation in order to maximize the functions. This research aims to identify and evaluates tree species based on its functions and architecture models. This research is located in Sekip UGM area with inventory and evaluation method. Research area was divided into 3 block based on its function and utilization. Result found 38 tree species, that classified in 22 families, and 14 tree architecture models.
Kata Kunci : -