STANDARISASI TAGITININ C PADA EKSTRAK ETANOL Tithonia diversifolia (HEMSLEY) A. GRAY. DAN PENGARUHNYA PADA FUNGSI SERTA HISTOPATOLOGI HATI MENCIT GALUR SWISS
ADYSTI DHIAN R P, Prof. Dr. Mae Sri Hartati Wahyuningsih, M.Si, Apt.
2013 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERLatar Belakang : Kembang bulan [Tithonia diversifolia (Hemsley) A. Gray] telah banyak diteliti memiliki banyak manfaat salah satunya sebagai kandidat obat antikanker. Penelitian in vivo mengenai pengaruh pemberian ekstrak etanol terstandar daun kembang bulan terhadap fungsi dan histopatologi hati belum pernah dilakukan sebelumnya. Tujuan Penelitian : Standarisasi ekstrak etanol daun kembang bulan dengan senyawa tagitinin C, mengkaji pengaruh ekstrak etanol terstandar T. diversifolia terhadap fungsi hati (SGOT dan SGPT) serta histopatologi hati mencit. Metode : Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental, dilakukan pada 60 mencit galur Swiss, 30 jantan dan 30 betina. Standarisasi ekstrak daun kembang bulan dilakukan dengan metode KLT. Mencit dibagi menjadi 6 kelompok dengan dosis 2000, 1000, 500, 250, 125 mg/kgBB ekstrak etanol terstandar T. diversifolia dan 1 mL air pada kelompok kontrol. Pemberian ekstrak dilakukan secara oral selama 14 hari. Pada hari ke-14 dilakukan pemeriksaan fungsi hati kemudian mencit dikorbankan untuk diambil organ hati untuk kemudian dilakukan pemeriksaan histopatologi. Hasil : Ekstrak daun kembang bulan mengandung komponen aktif tagitinin C dengan Rf 0,32 pada fase gerak WB:EtOAc (2:1; v/v). Hasil pemeriksaan fungsi hati menunjukkan tidak ada peningkatan kadar SGOT dan SGPT yang melebihi batas normal. Hasil pemeriksaan histopatologi hati menunjukkan adanya radang ringan, pada 1 mencit betina kelompok I (2000 mg/kgBB), IV (250 mg/kgBB), dan V (125 mg/kgBB), nekrosis koagulasi hati ringan disertai radang dan pada 1 mencit betina kelompok I (2000 mg/kgBB) dan III (500 mg/kgBB), serta nekrosis koagulasi hati berat disertai radang pada kelompok V (125 mg/kgBB). Perubahan gambaran histopatologi yang terjadi pada mencit tidak dipengaruhi oleh peningkatan dosis dan lebih dipengaruhi kondisi individual masing-masing mencit. Kesimpulan : Ekstrak etanol daun kembang bulan dapat distandarisasi dengan senyawa tagitinin C. Pemberian ekstrak etanol terstandar daun kembang bulan [Tithonia diversifolia (Hemsley) A. Gray] sampai dosis 2000 mg/kgBB tidak memberikan pengaruh terhadap fungsi hati (SGOT dan SGPT) dan pada dosis 125 mg/kgBB menyebabkan radang ringan dan nekrosis koagulasi berat disertai radang, dosis 250 mg/kgBB menyebabkan radang ringan, 500 mg/kgBB menyebabkan nekrosis koagulasi ringan disertai radang, dan dosis 2000 mg/kgBB menyebabkan radang ringan dan nekrosis koagulasi ringan disertai radang.
Background : Kembang bulan [Tithonia diversifolia (Hemsley) A. Gray] has been studied has many benefits, one of them as an anticancer drug candidate. In vivo studies on the effect of ethanol extract standardized leaf flower in the function and liver histopathology has not been done before. Objectives : Standardize the ethanol extract of T.diversifolia with marker Tagitinin C and study the effect of standardized ethanol extract of T.diversifolia on liver function and histopathological picture of Swiss strain mice. Methods : This research used a quasi experimental study design conducted in 60 Swiss strain mice, 30 males and 30 females. Kembang bulan leave extract was standardized with TLC method. Mice were divided into 6 groups with doses of 2000, 1000, 500, 250, 125 mg/kgBB standarized ethanol extract of kembang bulan and 1 mL of water in the control group. Provision made orally for 14 days. On day 14 liver function test was performed and mice were sacrificed for liver histopathologic examination. Results : Kembang bulan leave extract has active compund of tagitinin C with Rf 0,32 in 2:1 comparison (of wash benzene:ethyl acetate). The result of liver function showed that there were no increase of SGOT and SGPT levels that exceed the normal range. Histopathological examination showed mild inflammation in the liver of 1 female mice in group I (2000 mg/kgBB), IV (250 mg/kgBB), and V (125 mg/ kgBB), mild coagulation necrosis with inflammation in the liver of 1 female mice in group I (2000 mg/kgBB) and III (500 mg/kgBB), and severe coagulation necrosis in the liver of 1 female mice in group V (125 mg/kgBB). The changes in histopathological picture that occurs in mice is not affected by increasing the dose and is more influenced by the condition of each individual mice. Conclusion : Ethanol extract of kembang bulan leave can be standarized by tagitinin C. Standarized ethanol extract of kembang bulan up to a dose of 2000 mg/kgBB did not have any impact on liver function and and at a dose of 125 mg/kgBB caused mild inflammation and severe coagulation necrosis with inflammation, 250 mg/kgBB caused mild inflammation, 500 mg/kgBB caused mild coagulation necrosis with inflammation, and the dose of 2000 mg/kgBB causes mild inflammation and mild coagulation necrosis with inflammation.
Kata Kunci : ekstrak etanol terstandar, Tithonia diversifolia, tagitinin C, fungsi hati, histopatologi hati.