Laporkan Masalah

PERAN ENGAGEMENT KERJA SEBAGAI MEDIATOR DALAM HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DUKUNGAN ATASAN DAN INTENSI TURNOVER

mariana virdanianty, Prof. Dr. Thomas Dicky Hastjarjo.

2013 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peranan engagement kerja dalam memediasi hubungan antara persepsi karyawan terhadap dukungan atasan langsung dan intensi turnover pada karyawan. Berdasar pada model engagement kerja (Schaufeli & Bakker, 2004), peranan mediasi engagement kerja diuji lebih lanjut dalam hubungan antara dukungan atasan yang merupakan sumber-sumber dalam pekerjaan dan intensi turnover yang merupakan keluaran terkait kerja. Dukungan atasan dinilai melalui persepsi bawahan terhadap dukungan terkait karir dan pengembangan dari atasan langsung. Penelitian dilakukan terhadap para karyawan tetap PT. X (n = 119) selama kurang lebih dua minggu. Hasil dari analisa jalur yang digunakan menunjukkan bahwa engagement kerja memediasi secara penuh dalam hubungan antara persepsi dukungan atasan dan intensi turnover. Secara umum hasil temuan ini menyarankan bahwa engagement kerja dan persepsi dukungan atasan merupakan prediktor penting yang secara bersama-sama dengan engagement kerja sebagai mediatornya dapat lebih berpengaruh terhadap intensi turnover dibandingkan dengan hanya satu prediktor saja. Saran praktis bagi pengelolaan pengembangan karyawan yang lebih efektif diberikan pada bagian akhir.

The main objective of this study is to explain the mediating role of work engagement in relation between perceived supervisory support and employee turnover intention. Based on work engagement model (Schaufeli & Bakker, 2004), the mediating role of work engagement was further examined in relation between supervisory support as job resources and employee turnover intention as work outcome. Supervisory support was assesed through subordinate perception concerning career dan development support from their immediate supervisor. Investigation was held for about two weeks with subjects are permanent employees in PT. X (n = 119). Result of path analysis revealed that work engagement was a fully mediator in relation between perceived supervisory support and employee turnover intention. Overall, this finding suggested that both perceived supervisory support and work engagement were important predictors that together with work engagement as mediator may more influence turnover intention than either predictor by itself or without work engagement as mediator. Implications for effective employee development management were also given.

Kata Kunci : Engagement kerja, Persepsi dukungan atasan, Intensi turnover karyawan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.