PENYELESAIAN KREDIT MACET DENGAN JAMINAN HAK TANGGUNGAN PADA PT BANK DANAMON INDONESIA, Tbk UNIT PASAR BANDAR JAYA LAMPUNG TENGAH
Arsyasepta Prawidika, Taufiq El Rahman, S.H., M.Hum
2013 | Tesis | S2 Magister KenotariatanPenelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui alasan PT Bank Danamon Indonesia, Tbk Unit Pasar Bandar Jaya mengikat jaminan benda tidak bergerak dengan Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) untuk kredit produktif yang seharusnya cukup dengan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT) dan mengetahui pelindungan hukum yang diperoleh PT Bank Danamon Indonesia, Tbk Unit Pasar Bandar Jaya Lampung Tengah dalam penyelesaian kredit macet dengan lelang eksekusi objek hak tanggungan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Non-Probability Sampling, dengan penentuan sampel dilakukan berdasarkan purposive sampling. Data yang diperoleh melalui melalui penelitian kepustakaan maupun data yang diperoleh melalui penelitian lapangan dianalisis secara kualitatif dan ditulis dengan metode deskriptif. Hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan, bahwa SKMHT akan memberikan kekuatan hukum terhadap kedudukan kreditur sebagai kreditur preferen apabila telah ditindaklanjuti dengan pembuatan APHT. Penyelesaian kredit macet dilakukan dengan cara eksekusi objek jaminan hak tanggungan secara lelang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Perlindungan hukum yang diperoleh bedasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan mengatur bahwa apabila debitor cidera janji, pemegang Hak Tanggungan pertama mempunyai hak untuk menjual obyek Hak Tanggungan atas kekuasaan sendiri melalui pelelangan umum serta mengambil pelunasan piutangnya dari hasil penjualan tersebut. Pelaksanaan lelang dapat mewujudkan harga-harga yang optimal, karena sistem pelelangan bersifat terbuka sehingga mengakibatkan barang akan terjual dengan harga yang optimal untuk pelunasan kredit.
This study is purposed to find out the reasons of PT. Bank Danamon Indonesia Tbk Unit Pasar Bandar Jaya Lampung Tengah in collateral binding of immovable objects with the deed of mortgage right (APHT) for earning credits which should be enough with on the power letter of mortgage right impose (SKMHT) and to understand the legal protection which is obtained by PT. Bank Danamon Indonesia Tbk Unit Pasar Bandar Jaya Lampung Tengah in the repreship with the auction of execution of the mortgage right objects through Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). This study is an empirical legal research. The sampling techniques use nonprobability sampling techniques with sampling which is conducted by purposive sampling. The data is obtained through library research as well as obtained data through field research which is analyzed qualitatively and written with descriptive methods. The results and discussion conclude that on the power letter of mortgage right impose (SKMHT) will give a legal force to the position of creditor as a preferred creditor if it has been acted upon by making of the deed of mortgage right (APHT). The repreship is carried out by way of the execution of mortgage right collateral objects with the auction through Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). The law protection which is obtained under article 6 of mortgage right law provides that if the debtor is default then the first holder of mortgage right has the right to sell mortgage right objects on the power itself through a public auction and take repayment of credits from the sale. The auction can realize optimal prices because the auction system is open thus the goods will be sold with the optimal price for the repayment of credits.
Kata Kunci : Kredit Macet, Hak Tanggungan, dan Bank