PENGALAMAN PSIKOLOGIS INDIVIDU DENGAN THALASEMIA
Rr. Diyah Woro Dwi Lestari, Subandi, M.A, Ph.D
2013 | Tesis | S2 PsikologiPenyakit kronis memberikan pengaruh berbeda beda pada individu yang mengalaminya. Livneh dan Antonak (2005) menyatakan terdapat permasalahan individu dengan penyakit kronis seperti kondisi stress yang meningkat, krisis psikososial, perasaan berduka, fungsi dalam kehidupan yang berkurang, perubahan citra diri karena penyakit atau pengobatannya, perubahan konsep diri, stigma dan prasangka di masyarakat, proses coping terhadap ketidakpastian kondisi kesehatan di masa yang akan datang dan perubahan kualitas hidup. Pengurangan dampak negatif inidilakukan salah satunya dengan memahami kondisi sakitnya dan mencari makna dibalik pengalaman sakitnya dan hal yang dapat mengurangi dampak psikologis akibat penyakit yang dideritanya (Taylor 1995; Falvo, 2005). Thalasemia merupakan kelainan genetik pada sel darah merah, yang menyebabkan tidak berfungsinya sel darah merah secara normal. Kondisi dengan thalasemia membuat individu menjadi tergantung pada transfusi darah dan pengobatan untuk mengatasi efek samping pengobatannya.Studi pendahuluan menunjukkan ada indikasi ketidaknyaman terhadap kondisi diri individu dengan thalasemia. Untuk itu tujuan penelitian ini adalah memahami pengalaman psikologis individu dengan thalasemia Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kualitatif fenomenologi, dengan menggunakan mewawancara mendalam 3 orang subyek penelitian. Subyek penelitian merupakan individu dengan thalasemia yang berumur diatas 17 tahun.Semua subyek merupakan anggota Yayasan Thalasemia Indonesia. Data wawancara yang diperoleh dengan cara mencari tema tema individual dan tema utama penelitan. Hasil penelitian mendapati sepuluh tema utama yaitu keterbatasan fisik, berhubungan dengan aspek psikologis, layanan kesehatan, lingkungan sosial di sekitar individu dengan thalasemia, interaksi dalam keluarga, berbeda dengan orang normal, persepsi mengenai orang lain, usaha mengatasi situasi yang menekan, keyakinan terhadap kekuasaan ilahi dan thalasemia sebagai bagian hidup. Berdasarkan hasil penelitian ini maka orang tua dapat memperhatikan aspek psikologis individu dengan thalasemia dan tenaga kesehatan dapat berkolaborasi untuk memberikan pelayanan komprehensif kepada individu dengan thalasemia.
Chronic disease has different effect on individuals who living with. Livneh and Antonak (2005) states there are problems such as individuals with chronic disease conditions that increase stress, psychosocial crisis, grief, reduced function in life, self-image changes due to disease or treatment, changes in self-concept, stigma and prejudice in society, the coping of the uncertainty of health conditions in the future and changes in quality of life. Reduction of the negative impact inidilakukan one of them by understanding the condition and seek the meaning behind the pain experience the pain and things that can reduce the psychological impact of the disease (Taylor, 1995; Falvo, 2005). Thalassemia is a genetic disorder of red blood cells, which causes red blood cells are not functioning normally. Conditions with thalassemia make individuals become dependent on blood transfusions and treatment to overcome side effects. Preliminary study shows there were indication of the condition of the individual's discomfort with thalassemia. The purpose of this study is to understand the psychological experience of individuals with thalassemia The method used in this study was a phenomenological qualitative study, using indepth interview conducted to individuals living with thalassemia. The research subject were individuals with thalassemia aged over 17 years old. All subjects are members of Indonesian Thalassemia Foundation. Data was analysed by finding the theme of individual themes and the main research themes. The results found ten main themes, namely physical limitations, issues related to the psychological aspects, health services, social environment around individuals with thalassemia, interaction within the family, different from normal people, the perception of other people, coping with stressful situations, belief in divine power and thalassemia as part of life. Based on these results, the parents should pay more attention into the psychological aspects of individuals with thalassemia and health provider could collaborate to provide comprehensive services to individuals with thalassemia.
Kata Kunci : pengalaman psikologis, penyakit kronis, thalasemia