PERANAN KODE ETIK PROFESI NOTARIS DALAM MENJUNJUNG TINGGI JABATAN NOTARIS DI KOTA BANJARMASIN
BAMBANG SUSANTO, Sigid Riyanto, S.H., M.Si.,
2013 | Tesis | S2 Magister KenotariatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Kode Etik Profesi Notaris dan Kepatuhan Notaris Setelah Penegakkan Kode Etik di Kota Banjarmasin. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris yaitu penelitian yang dilakukan dengan mempergunakan data primer yang diperoleh dari penelitian lapangan berupa wawancara dengan beberapa narasumber dan responden yang relevan dengan permasalahan penelitian ini serta bahan-bahan yang menyangkut materi-materi yang berhubungan dengan topik penelitian sebagai data sekunder di bidang hukum untuk menunjang data yang diperoleh. Untuk menganalisis data hasil penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Kode Etik Notaris di Kota Banjarmasin ada yang ditaati dan ada pelanggaran. Kode Etik yang ditaati yaitu meningkatkan ilmu pengetahuan hukum yang dimiliki, berkantor di tempat kedudukan dan merupakan satu-satunya kantor bagi Notaris yang bersangkutan melaksanakan tugas jabatan sehari-sehari, memasang 1 (satu) buah papan nama di depan/di lingkungan kantornya dengan ukuran sesuai ketentuan Kode Etik Notaris, hadir dan mengikuti setiap pertemuan yang diselenggarakan oleh organisasi INI. Pelanggaran Kode Etik yaitu melakukan kelalaian, ukuran papan nama yang tidak sesuai dengan ketentuan Kode Etik Notaris, menjalankan jabatan Notaris mengenai pembacaan dan penandatanganan akta tidak dilakukan di kantornya, pembacaan akta dilakukan oleh karyawan Notaris, hanya di hadiri oleh 1 (satu) orang saksi serta tidak ditandatangani pada saat itu juga oleh salah satu pihak, saksi dan Notaris, memasang papan nama dan/atau tulisan yang berbunyi “Notaris/Kantor Notaris†diluar lingkungan kantor, melakukan publikasi atau promosi diri dengan mencantumkan nama dan jabatannya menggunakan sarana media cetak dan/atau karangan bunga dalam bentuk ucapan selamat, mengirimkan minuta kepada klien untuk ditandatangani, persaingan tarif yang tidak sehat dengan sesama rekan Notaris. Akibat dari teguran secara lisan maupun tertulis yang dikenakan kepada oknum Notaris yang melakukan pelanggaran Kode Etik oleh Majelis Pengawas Daerah Kota Banjarmasin adalah kesadaran yang diwujudkan dengan kepatuhan melaksanakan ketentuan Kode Etik Notaris yaitu melakukan koreksi terhadap pelanggarannya.
This study aims at exploring the implementation of the Code of Professional Ethics and Compliance Notary After the Code Enforcement in Banjarmasin. Results of this study showed that there are adherence and violation in the implementation of the Code Notary in Banjarmasin . Code of Ethics adhered are i This research was an empirical legal research which involved primary data obtained from field research in the form of interviews with many informants and respondents who were relevant to the research problems. It also involves materials relating to the research topic which served as secondary data in law field. To analyze data, a qualitative descriptive study was conducted. mprove the knowledge on Legal Studies, perform the daily duties in one office which becomes Offices the only office for the Notary to implement daily tasks, lace 1 (one) sign in front of his / her office environment, Place one (1) signpost in front of the office with the size appropriate to the requirement of Notary Code, present and join each meeting held by the organization of Indonesian Notaries Association (INI). Code of Ethics violated are the size of nameplate that does not comply with the provisions of Code of Notaries; Notary executes readings and signing the deed outside the office; reading Notary deed was only attended by employees and 1 ( one ) witness and it is not signed by one of the parties , witness and the notary; place nameplate and / or text that reads \\" Notary / Notary office \\" outside the office; having publicity or self-promotion by including the name and position using print media and / or a bouquet of flowers in the form of congratulations; send minuta to the client for signature; unhealthy fare competition with other Notaries . Result from verbal or written reprimand imposed on persons who violate the Notary Code of Ethics by the Supervisory Council of Notaries of Banjarmasin is consciousness to implement the provisions of the Code Notary which leads to the correction of any violation.
Kata Kunci : Implementasi dan Kepatuhan.