PELANGGARAN MAKSIM PRINSIP KERJASAMA DAN MAKSIM PRINSIP KESOPANAN DALAM DRAMA SERI HOUSE M.D.: SUATU TELAAH SOSIOPRAGMATIK
Wahyu Adri Wirawati, Prof. Dr. Soepomo Poedjosoedarmo,
2013 | Tesis | S2 LinguistikKarya ini, yang berjudul “Pelanggaran Maksim Prinsip Kerjasama dan Maksim Prinsip Kesopanan dalam Drama Seri House M.D.: Suatu Telaah Sosiopragmatik,†menganalisis tuturan-tuturan yang diujarkan oleh dokter Gregory House. Karya ini memiliki tujuan menguraikan maksim-maksim prinsip kerjasama dan maksim-maksim prinsip kesopanan yang dilanggar dalam drama seri House M.D., mendeskripsikan implikatur yang timbul sebagai akibat dari pelanggaran maksim prinsip kerjasama dan maksim prinsip kesopanan tersebut, dan mendeskripsikan aspek-aspek sosial yang mempengaruhi dokter Gregory House dalam setiap tuturannya. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diolah dalam penelitian ini merupakan data lisan yang didapatkan dari DVD drama seri House M.D. pada musim penayangan delapan, episode dua sampai dengan tujuh. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dan dalam menganalisis data digunakan metode padan pragmatis. Hasil analisis data disajikan secara informal dan formal. Setelah dilakukan analisis data ditemukan bahwa tuturan-tuturan House banyak mengandung pelanggaran maksim prinsip kerjasama, yaitu maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi dan maksim cara. Dari keempat maksim tersebut, maksim kualitas merupakan maksim yang paling banyak dilanggar oleh House. Pelanggaran maksim-maksim prinsip kesopanan, yaitu maksim kebijaksanaan, maksim penerimaan, maksim kemurahan, maksim kerendahan hati, maksim kecocokan dan maksim kesimpatian dapat ditemukan dalam tuturan-tuturan House. Dari keenam maksim tersebut, maksim kemurahan adalah maksim yang paling sering dilanggar oleh House. Implikatur yang timbul dari pelanggaran maksim prinsip kerjasama adalah implikatur menghina, memberikan penjelasan, menyuruh atau memerintah orang lain untuk melakukan sesuatu, menolak, menuduh, meminta perhatian, mempermainkan orang lain, menyindir, dan mengancam. Sedangkan implikatur yang timbul dari pelanggaran maksim-maksim prinsip kesopanan adalah implikatur menyuruh, menghina, menolak, melarang, menyombongkan diri, menunjukkan ketidakpedulian, dan menunjukkan ketidakpuasan. Aspek-aspek sosial yang berpengaruh pada tuturan House dianalisis berdasarkan teori SPEAKING Hymes. Seting tempat dan waktu terjadinya percakapan antara House dan lawan tuturnya sebagian besar berada di rumah sakit yang menyebabkan kata-kata yang diucapkannya mengandung istilah-istilah medis yang berhubungan dengan kondisi pasiennya. Aspek-aspek sosial lawan tutur, seperti aspek usia, aspek jenis kelamin, aspek tingkat sosial, dan aspek etnisitas, tidak House perhatikan. Dalam tuturan-tuturan House, beberapa tujuan dari tuturan House yang sering nampak adalah memberikan penjelasan, mendapatkan sesuatu, menghina, dan menyuruh. Tuturan-tuturan House seringkali menggunakan nada suara yang santai.
This study, entitled \\\"Violations Of The Cooperative Principles Maxims And The Politeness Principles Maxims In The Drama Series House M.D.: A Study On Sociopragmatics\\\", analyzes doctor Gregory House’s utterances. The aims of this study are to describe violations of the cooperative principles maxims and the politeness principles maxims in the drama series, to describe implicatures which occur as a result of the violations on both principles, and describes the social aspects that affect Gregory House’s utterances. This research is a qualitative descriptive study. The data were obtained from DVD of drama series House MD, season eight, episode two to seven. The data were obtained by using observation method and analyzed by using pragmatic identity method. The results of data analysis are presented informally and formally. After analyzing the data, the violations of maxim of quantity, maxim of quality, maxim of relation and maxim of manner of the cooperative principles can be found in all episodes, and violation of maxim of quality is the most commonly found in the data. Violation of politeness principles maxims also can be found in all episodes, namely violation of tact maxim, maxim of generosity, maxim of approbation, maxim of modesty, maxim of agreement, and maxim of sympathy. Violation of maxim of generosity is the most commonly found in the data. The implicatures that can be found from the violations of the cooperative principles are insulting, providing explanation, ordering, rejecting, accusing, asking for attention, making fun the others, and threatening. Whereas, implicatures that can be found from the violations of the politeness principles are ordering, insulting, rejecting, prohibiting, bragging, showing indifference, and showing dissatisfaction. Social aspects that affect House’s speeches are analyzed based on Hymes’s SPEAKING theory. Most of the conversations take place in the hospital that lead to the using of medical terms related to the patient's condition. Social aspects, such as aspects of age, gender aspects, aspects of the social level, and the aspects of ethnicity, are not ignored by House. Several purposes in House speechs are often giving an explanation, obtaining something, insulting, and ordering. House often uses a casual tone of voice.
Kata Kunci : pelanggaran, maksim, prinsip kerjasama, prinsip kesopanan, implikatur, aspek-aspek sosial