PENGARUH MEKANISME PENGELUARAN ABU SISTEM GETAR TERHADAP KINERJA GASIFIER BIOMASSA TIPE DOWN DRAFT
ELWANDI WICAKSONO, Dr.Ir. Bambang Purwantana, M.Agr.
2013 | Skripsi | TEKNIK PERTANIANAkumulasi abu sisa gasifikasi pada ruang pembakaran diperhitungkan menjadi penyebab kekurang stabilan suhu pada reaktor. Mekanisme pengeluaran abu dengan sistem getar telah dikembangkan untuk membantu pengeluaran abu sisa proses gasifikasi. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat mengatasi permasalahan kekurang stabilan suhu pada ruang pembakaran dan kompor. Mekanisme pengeluaran abu dilakukan dengan menggunakan sistem grate yang digerakkan menggunakan motor listrik DC. Penelitian menggunakan percobaan faktor tunggal dengan rancangan percobaan RCD (rancangan acak lengkap). Penelitian dilakukan dengan memberikan perlakuan variasi getaran grate abu yang terdiri dari interval antar getaran 2 menit, 6 menit, dan 10 menit dan lama getaran 5 detik dan 15 detik. Dilakukan dua analisis data hasil penelitian, yaitu analisis grafik dan analisis statistik menggunakan analisis variansi (Anava). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi interval antar getaran grate abu 2 menit, 6 menit, dan 10 menit berpengaruh nyata terhadap suhu kompor untuk lama getaran 15 detik. Sedangkan variasi interval antar getaran grate abu tidak berpengaruh nyata terhadap suhu reaktor, baik untuk lama getaran 5 detik dan 15 detik, dan terhadap suhu kompor untuk lama getaran 5 detik. Secara keseluruhan dilihat dari rerata suhu reaktor dan suhu kompor, perlakuan terbaik adalah pada interval antar getaran 10 menit dengan lama getaran 15 detik dengan rerata suhu reaktor 356,559 oC dan suhu kompor 508,4345 oC.
Accumulation of gasification ash residue in reactor chamber is reckoned being the cause of temperature unstability in reactor. Ash ejecting mechanism by vibration system has been developed to help ejecting gasification ash residue process. Beside that, this research is also expected to making out problem of temperature unstability in reactor chamber and stove. Ash ejecting mechanism is doing by a DC electrical motor grate system. This research using single factor experiment with RCD (random complete design) experiment design. Research done by providing treatment variation of ash grate vibration consist of vibration interval in 2 minutes, 6 minutes and 10 minutes and long vibration on 5 seconds and 15 seconds. In this research performed two research data analyze, such as grafical analyze and statistical analyze using the analyze of variance (Anova). The result showed that variation of ash grate vibration interval in 2 minutes, 6 minutes, and 10 minutes significantly affect to the stove temperatue for long vibration on 15 seconds. Whereas variation of ash grate vibration interval did not significantly affect to reactor temperature, both of long vibration 5 seconds or 15 seconds, and to stove temparature for long vibration 5 seconds. Overall views of average reactor and stove temperature, the best treatment is vibration interval in 10 minutes with long vibration on 15 seconds with reactor temperature 356,559 oC and stove temperature 508,4345 oC.
Kata Kunci : gasifier, kinerja, pengeluaran abu, sistem getar