Laporkan Masalah

GAMBARAN PENGETAHUAN ANTIBIOTIK MASYARAKAT DI KELURAHAN PANARUNG DAN PAHANDUT SEBERANG, KECAMATAN PAHANDUT, PALANGKA RAYA

ZAKIA SUFIATINUR, Anna Wahyuni Widayanti, MPH., Apt.

2013 | Skripsi | FARMASI

Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang benar dan pengetahuan tentang antibiotik yang tidak tepat menjadi faktor yang dapat memicu resistensi terhadap antibiotik. Resistensi terhadap antibiotik merupakan masalah kesehatan global yang menjadi perhatian saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pengetahuan antibiotik masyarakat di Kelurahan Panarung dan Kelurahan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya. Penelitian merupakan penelitian deskriptif yang data-datanya diperoleh langsung dari responden dalam ruang lingkup terpilih dengan menggunakan metode kuesioner. Sampel ditentukan dengan metode purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebesar 68 sampel yaitu 35 sampel di Kelurahan Panarung dan 33 sampel di Kelurahan Pahandut Seberang. Analisis data menggunakan metode deskriptif dan didapat hasil dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan di Kelurahan Panarung lebih baik dibanding tingkat pengetahuan di Kelurahan Pahandut Seberang. Tingkat pengetahuan di Kelurahan Panarung adalah 25,71% mendapat predikat Baik, 37,14% mendapat predikat Cukup, dan 37,14% mendapat predikat Kurang. Tingkat pengetahuan di Kelurahan Pahandut Seberang adalah 0,00% mendapat predikat Baik, 27,27% mendapat predikat Cukup, dan 72,73% mendapat predikat Kurang.

Lack of knowledge about the proper antibiotics usage and the improper knowledge about antibiotics among people has become a trigger factor to resist antibiotics. Resistance for antibiotics is a global health problem today. This research was aimed to know an overview of knowledge of antibiotics in Panarung and Pahandut Seberang Villages, Pahandut Subdistrict, Palangka Raya. The research is a descriptive research to which a data obtained directly from respondents within the selected focus by using questionnaire method. Sample of research was determined by purposive sampling method. The sample used is 68 samples: 35 samples at Panarung Village and 33 samples at Pahandur Seberang Village. Analysis of data used a descriptive method and it obtained percentage result. The research result showed that a knowledge level at Panarung Village to be better than a knowledge level at Pahandur Seberang Village. The knowledge level at Panarung Village was 25.71% obtaining a Good predicate, 37.14% obtaining a Good Enough predicate, and 37.14% obtaining a Less predicate. The knowledge level at Pahandut Seberang Village was 0.00% obtaining a Good predicate, 27.27% obtaining a Good Enough predicate, and 72.73% obtaining a Less predicate.

Kata Kunci : pengetahuan, antibiotik, Kelurahan Panarung, Kelurahan Pahandut Seberang


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.