Laporkan Masalah

CULTURAL TERMS IN THE OLD MAN AND THE SEA AND THEIR TRANSLATIONS INTO INDONESIAN

FITRI NURANI, Drs. Tofan Dwi Hardjanto, MA.

2013 | Skripsi | SASTRA INGGRIS

Penelitian ini bertujuan untuk mengkategorikan istilah budaya yang ditemukan di dalam novel dan mengidentifikasi strategi yang digunakan penerjemah dalam menerjemahkan istilah budaya. Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah novel The Old Man and the Sea dan versi bahasa Indonesia pada Lelaki Tua dan Laut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan sebanyak 297 kata dalam istilah budaya. Sebagian besar merupakan material culture sebanyak 160 kata (53.87%); diikuti oleh ecology 56 (18.86%); organizations, customs and ideas 48 (16.16%), social culture 20 (6.73%); dan gesture and habit 13 (4.38%). Material culture merupakan kata yang paling banyak ditemukan karena sebagian besar alat dan bahan sering digunakan oleh penulis pada alur cerita. Strategi penerjemahan yang digunakan oleh penerjemah menunjukkan bahwa 135 data (45.45%) diterjemahkan menggunakan literal translation, diikuti oleh borrowing 55 (18.52%), adaptation sebanyak 38 (12.79%), transposition 29 (9.76%), equivalence 26 (8.75%), modulation 14 (4.71%) dan tidak ditemukan data yang menggunakan strategi calque. Literal translation merupakan strategi yang paling banyak ditemukan karena ini adalah strategi yang paling umum dilakukan tanpa harus mengubah arti dan makna oleh penerjemah.

This research attempts to identify and categorize the cultural terms found in the novel The Old Man and the Sea and examine how these cultural terms are translated into Indonesian in Lelaki Tua dan Laut. The data were taken from these two novels. The results of this research show that 297 cultural terms were found. They were classified into five categories: ecology; gesture and habit; material culture; organizations, customs and ideas; and social culture. 160 data (53.87%) cultural terms belong to the category of material culture, 56 (18.86%) to ecology; 48 (16.16%) to organizations, customs and ideas; 20 (6.73%) to social culture; and 13 (4.38%) to gesture and habit. The results suggest that the most frequently used cultural terms belong to the material culture category. In terms of their translation the terms were classified into six categories: adaptation, borrowing, equivalence, literal translation, modulation, and transposition. The results show that 38 (12.79%) were translated by using adaptation, 55 (18.52%) using borrowing, 26 (8.75%) using equivalence, 135 (45.45%) using literal translation, 14 (4.71%) using modulation and 29 (9.76%) using transposition. Literal translation was the most common strategy used by the translator.

Kata Kunci : istilah budaya, strategi terjemahan, material culture, literal translation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.