Laporkan Masalah

POLA PEMBERIAN ASI PADA BAYI USIA 0-12 BULAN DI DESA GATAK KECAMATAN NGAWEN KABUPATEN KLATEN PROVINSI JAWA TENGAH

NURDINA LATHIFA, dr. Tunjung Wibowo, MPH, M.Kes, Sp.AK

2013 | Skripsi | GIZI KESEHATAN

Latar Belakang : Kebutuhan bayi akan zat gizi sangat tinggi untuk mempertahankan kehidupannya. Kebutuhan tersebut dapat tercukupi dengan memberikan Air susu Ibu (ASI) kepada bayi selama 6 bulan pertama kehidupan bayi. Bayi yang mendapatkan ASI secara eksklusif mempunyai pertumbuhan badan optimal. Meskipun telah banyak diketahui manfaat pemberian ASI eksklusif , namun masih banyak ibu yang kurang memanfaatkan ASI dan menggantikannya dengan susu dan makanan formula. Selain itu, terdapat faktor lain yang menyebabkan bayi tidak menerima ASI eksklusif, di antaranya tingkat pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, pendapatan keluarga, perubahan nilai sosial budaya, dan sikap masyarakat. Tujuan Penelitian : mengetahui pola pemberian ASI pada bayi usia 0-12 bulan dan mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, dan pendapatan keluarga dengan pemberian ASI di Desa Gatak, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten Metode Penelitian : penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Gatak Kecamatan Ngawen Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah pada bulan Juni 2013. Subjek penelitian adalah seluruh bayi usia 0-12 bulan yang memenuhi kriteria inklusi (Total Sampling). Pengumpulan data menggunakan wawancara dan pengisian kuesioner. Data yang diambil yaitu pola pemberian ASI bayi usia 0-12 bulan, tingkat pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, dan pendapatan keluarga. Analisis yang digunakan yaitu univariat untuk mengetahui frekuensi dan persentase tiap variabel. Uji hipotesis menggunakan Chi Square dengan tingkat signifikan 5%. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 43 bayi dengan 2 kategori, yaitu kelompok usia 0-6 bulan sebanyak 9 bayi dan kelompok usia >6-12 bulan sebanyak 34 bayi. Terdapat 66,7% bayi usia 0-6 bulan yang telah diberikan MP-ASI dini, sedangkan pada usia >6-12 bulan terdapat 70,6% bayi dengan riwayat ASI tidak eksklusif. Hasil analisis statistik pada kelompok usia 0-6 bulan, menunjukkan bahwa jumlah bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif lebih banyak pada ibu yang tidak bekerja. Sedangkan pada kelompok usia >6-12 bulan hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif lebih banyak pada ibu yang tidak bekerja (p=0,001). Demikian juga terjadi pada bayi dari keluarga yang berpendapatan lebih rendah (p=0,019). Kesimpulan : Pada kelompok usia 0-6 bulan terdapat hubungan antara status pekerjaan ibu dengan pemberian ASI, serta tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dan pendapatan keluarga dengan pemberian ASI. Sedangkan pada kelompok usia >6-12 bulan, terdapat hubungan antara status pekerjaan ibu dengan pemberian ASI, serta tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu dan pendapatan keluarga dengan pemberian ASI.

Background : Baby's needs are very high in nutrients to sustain life. These needs can be fulfilled by providing mother's milk (ASI) to infants during the first 6 months of baby's life. Babies who are exclusively breastfed have optimal body growth. Although much has been benefits of exclusive breastfeeding, but still a lot mothers who not utilize and replace it with milk formula. In addition, there are other factors that cause babies do not receive exclusive breastfeeding, including maternal education level, maternal employment status, family income, changes in socio-cultural values and social attitudes Goal : find out patterns of breastfeeding in infants 0-12 months of age and the relationship between the level of maternal education, maternal employment status, and family income with breastfeeding in the Gatak, Ngawen, Klaten, Central of Java. Method : This study is a non-experimental study with cross-sectional design. The research was conducted in the Gatak, Ngawen, Klaten, District of Central Java province in June 2013. Subjects were all infants aged 0-12 months who met the inclusion criteria (total sampling). Collecting data using interviews and questionnaires. Data were taken of the pattern of breastfeeding infants 0-12 months of age, maternal education level, maternal employment status, and family income. Univariate analysis was used to determine the frequency and percentage of each variable. Hypothesis using Chi Square test with a significant level of 5% Result : Research results show that was found 43 infants with 2 groups, the age group 0-6 months much as 9 babies and > 6-12 months age group many as 34 babies. There are 66.7% of infants aged 0-6 months who have been given an early complementary feeding, while at the age of> 6-12 months 70.6% are infants with a history of not breastfeeding exclusively. Results of statistical analysis in the age group 0-6 months, showed that the number of infants who are not exclusively breastfed more on mothers who do not work. Whereas in the age group> 6-12 months of the analysis showed that the number of infants who are not exclusively breastfed more on mothers who do not work (p = 0.001). As well occur in infants of lower-income families (p = 0.019). Conclusion : During the 0-6 months age group there is a relationship between employment status mothers with breast feeding, and there is no relationship between maternal education level and family income with breastfeeding. Whereas in the age group> 6-12 months, there is a relationship between the employment status of breastfeeding mothers, and there is no relationship between maternal education level and family income with breastfeeding.

Kata Kunci : pemberian ASI, status pekerjaan ibu, pendapatan keluarga


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.