PERAN KWT DALAM KEGIATAN PENYULUHAN PANGAN LOKAL PEMANFAATAN DI KABUPATEN BANTUL
FIDARINI DEVI W., Dr. Agr. Sri Peni Wastutiningsih
2013 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIANPenelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam kegiatan pemanfaatan pangan lokal di Kabupaten Bantul, 2) mengetahui faktorfaktor internal anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) yang mempengaruhi peran penyuluh pertanian dalam kegiatan pemanfaatan pangan lokal, 3) mengetahui hubungan peran penyuluh pertanian dengan kegiatan pemanfaatan pangan lokal di Kabupaten Bantul. Pengambilan data dilakukan secara purposif di Kecamatan Sedayu, Kecamatan Pajangan dan Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul dengan jumlah responden 60 orang anggota KWT. Metode analisis data yang digunakan untuk tujuan pertama menggunakan analisis data Uji Proporsi, metode analisis data untuk tujuan kedua dan ketiga menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan peran penyuluh pertanian sebagai konsultan, motivator, fasilitator dan mitra kerja terhadap kegiatan pangan lokal sebagian besar tergolong tinggi. Faktor–faktor internal anggota KWT yang mempengaruhi peran penyuluh adalah tingkat pendidikan dan motivasi anggota kelompok wanita tani. Peran PPL yang berhubungan dengan pemanfaatan pangan lokal adaah peran PPL sebagai fasilitator.
The purpose of this research is : 1) identiy the role of agricultural extension officers in the utilization of local food in Bantul, 2) identify the internal factors of women’s farmer group members which affecting the role agricultural extension officers in the utilization of local food, 3) identify which the relationship between the role of agricultural extension officers and the utilization of local food in Bantul. Data was collected purposively in Sedayu, Pajangan and Pleret areas of Bantul with a total number respondents consisting of 60 from the women’s farmer group. Data analysis method used for the first hypothesis was Proportion test, for the second and third hyphothesis the data analysis method were Chi-Square test. The research result show the role of agricultural extension officers as consultants, motivators, facilitators and partner to workers local food activity was mostly categorized as high. The internal factors affecting the role extension officers were the level of education and motivation of women’s farmer group members. The role of agricultural extension officers that significanty correlated with the use of local food was the role of agricultural extension officers as facilitator.
Kata Kunci : peran penyuluh, pemanfaatan pangan lokal, anggota KWT , Bantul