METODE PERANCANGAN CAMPURAN BERASPAL PANAS DENGAN BAHAN TAMBAH RETONA
AGUSTIEN DYAH TRISNAWATI, Dr. Eng. Iman Haryanto, MT.,
2013 | Skripsi | D3 TEKNIK SIPILAspal adalah salah satu aspek penting yang mendukung keawetan perkerasan jalan. Besarnya pengaruh aspal terhadap perkerasan jalan memicu munculnya alternatif aspal baru maupun aspal modifikasi dengan bahan tambah tertentu. Salah satu aspal yang telah dimodifikasi tersebut adalah aspal retona. Tujuan dari laporan ini adalah untuk mengetahui proporsi masing-masing material dan kadar aspal optimum yang akan digunakan pada campuran beraspal retona. Pemeriksaan yang digunakan antara lain uji analisis agregat kasar, halus maupun campuran, uji marshall, berat jenis dan penyerapan, serta ekstraksi. Berdasarkan hasil dari pemeriksaan yang telah dilakukan, maka proporsi masing-masing material yang digunakan adalah Bin I 21%, Bin II 21%, Bin III26%, Bin IV30%, semen2% dengan kadar aspal optimum sebesar 4,8%. Pada dasarnya campuran ini layak untuk digunakan pada proyek Rekonstruksi Jalan Arteri Selatan karena telah memenuhi syarat spesifikasi yang berlaku
Asphalt is one of the important aspects that support the pavement durability. The amount of influence on asphalt toward pavement triggering the new alternative of asphalt or modified bitumen with some added material. One of the modified asphalt is asphalt retona. The aim of this report is to determine the proportion of each material and the optimum bitumen content to be used on asphalt mixture retona. Examination tests used include analysis of coarse aggregate, fine or mixed, marshall test, specific gravity and absorption, and extraction. Based on the results of the examination has been done, then the proportion of each material used is Bin I 21%, Bin II 21%, Bin III 26%, Bin IV 30%, cement 2% with optimum bitumen content of 4.8%. Basically this mix is feasible for use in the South Arterial Road Reconstruction project because it has been in accordance with the applicable specifications
Kata Kunci : aspal retona, campuran beraspal panas, proporsi material, kadar aspal optimum