RESPONS WANITA TANI TERHADAP GERAKAN PERCEPATAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN KECAMATAN CIGASONG DI KABUPATEN MAJALENGKA
LESTARI KHAIRUNNISA, Ir. Roso Witjaksono, MS.
2013 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat respons (sikap dan perilaku) wanita tani terhadap Gerakan P2KP serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan metode penelitian kombinasi model concurent embedded . Penelitian dilakukan di dua Kelompok Wanita Tani (KWT) yang dipilih secara purposive yaitu, KWT Kuta Binangkit di Desa Kutamanggu dan KWT Mekar Mulya di Desa Karayunan. Wanita tani yang diteliti adalah seluruh anggota KWT sampel sebanyak 45 orang. Data dianalisis menggunakan uji proporsi dan uji regresi linier barganda. Hasil penelitian menunjukkan 84,44% wanita tani bersikap mendukung Gerakan P2KP dan 15,56% lainnya bersikap netral; dengan tingkat respons 73,27%. Faktor yang mempengaruhi sikap wanita tani terhadap Gerakan P2KP adalah motivasi, semakin tinggi motivasi maka semakin mendukung sikapnya; sedangkan umur, tingkat pendidikan, frekuensi kehadiran dalam pertemuan, persepsi dan peran penyuluh tidak berpengaruh. Perilaku wanita tani dalam menerapkan Gerakan P2KP masih rendah karena belum banyak wanita tani yang menerapkan kegiatan budidaya aneka tanaman di pekarangan dan belum bisa mengurangi konsumsi nasi serta produk olahan gandum. Faktor yang mempengaruhi perilaku wanita tani dalam menerapkan Gerakan P2KP adalah motivasi dan sikap, semakin tinggi motivasi dan dukungan sikap maka perilakunya semakin baik; sedangkan umur, tingkat pendidikan, frekuensi kehadiran dalam pertemuan, persepsi dan peran penyuluh tidak berpengaruh.
The aim of this reaserch are to know women farmers level response (attitude and behaviour) towards Acceleration of Food Diversification Consumption (AFDC) Program and also to know the factors that influencing. This research used mix method with concurent embedded model as the research method. This research was conducted at two group of women farmers which selected by purposive namely, KWT Kuta Binangkit at Kutamanggu village and KWT Mekar Mulya at Karayunan village. The number of respondent in this research are 45 person. Data analysis used proportion test and multiple linier regresion. The result showed 84,44% women farmers had supportive attitude towards AFDC Program, while 15,56% had a netral attitude; the level response has been reached in this research is 73,27%. Motivation influence positively to women farmers attitude; while age, education level, participation, perception and the role of the field agricultural extension worker are not influence. Women farmers behaviour in applying AFDC Program still low because the majority of women farmers are didn’t applying cultivation of plants in the yard yet and have not been able to reduce consumption of rice and wheat. Motivation and women farmers attitude influence positively to women farmers behaviour; while age, education level, participation, perception and the role of the field agricultural extension worker are not influence.
Kata Kunci : respons, wanita tani, Gerakan P2KP