EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN PEPAYA UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR Uromycladium tepperianum PENYEBAB PENYAKIT KARAT TUMOR PADA SEMAI SENGON
IDHA JATININGSIH, Dr. Sri Rahayu, M.P.
2013 | Skripsi | BUDIDAYA HUTANPenyakit karat tumor yang disebabkan oleh jamur Uromycladium tepperianum banyak menyerang tanaman sengon di persemaian. Pengendalian penyakit ini masih menggunakan fungisida kimia yang menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Di bidang pertanian maupun perkebunan mulai dikembangkan fungisida nabati berbahan dasar ekstrak daun pepaya. Ekstrak daun pepaya mampu mengendalikan jamur karat pada tanaman kopi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu aplikasi dan konsentrasi ekstrak daun pepaya yang paling efektif dalam menghambat perkecambahan, penetrasi dan infeksi jamur U. tepperianum. Daun pepaya diekstrak dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Saat diaplikasikan ekstrak tersebut dilarutkan dalam aquades. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor perlakuan dalam penelitian ini adalah waktu aplikasi ekstrak daun pepaya (secara langsung dan tidak langsung setelah adanya inokulum jamur U. tepperianum) dan konsentrasi (0 g/l, 9 g/l, 45 g/l dan 90 g/l). Karakter yang diamati meliputi persentase perkecambahan, persentase penetrasi dan persentase infeksi yang digunakan untuk menghitung efektivitas ekstrak daun pepaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak daun pepaya hanya efektif apabila diberikan secara langsung pada saat terdapat inokulum jamur U. tepperianum. Efektivitas ekstrak daun pepaya dengan konsentrasi 45 g/l dan 90 g/l efektif menekan perkecambahan teliospora (53,2%-91,6%) dan infeksi miselia (100%). Sedangkan ekstrak daun pepaya konsentrasi 9 g/l, 45 g/l dan 90 g/l efektif menghambat penetrasi basidiospora pada sel tanaman (60%-100%).
Gall rust disease caused by Uromycladium tepperianum often infect sengon plants in nursery. Disease management of gall rust using chemical fungicide has negative effect to the environment. Agricultural and plantation sector starts to develop natural fungicide from papaya leaves exctract. Papaya leaves extract can control rust disease in coffee plant. The aims of this study were to understand the most effective time and concentration of papaya leaves extract to inhibit the sporulation, penetration and infection of U. tepperianum. Papaya leaves were extracted in 70% ethanol using maceration method. The extract diluted in aquades. This research used Completly Randomized Design (CRD) factorial. The treatments were application time (directly and indirectly after inoculation of U. tepperianum) and concentration ( 0 g/l, 9 g/l, 45 g/l, and 90 g/l) of papaya leaves extract. Percentage of sporulation, percentage of penetration, and percentage of infection were observed to determine the effectiveness of papaya leaves extract. The results showed that the application of papaya leaves extract is effective only applied directly when there are fungal inoculum U. tepperianum. Effectiveness of papaya leaf extract with a concentration of 45 g/l and 90 g/l effectively could inhibit teliospores sporulation (53.2% -91.6%) and infections mycelia (100% ). While papaya extract concentrations 9 g/l, 45 g/l and 90 g/l effectively inhibited the penetration basidiospora on plant cells (60% -100%).
Kata Kunci : Efektivitas, Ekstrak daun pepaya , U. tepperianum, semai sengon