ANALISIS STAKEHOLDER DALAM REHABILITASI KAWASAN PESISIR DI KECAMATAN AMBAL KABUPATEN KEBUMEN PROVINSI JAWA TENGAH
KHAMDAN PRIMANDARU, Wahyu Tri Widayanti, S.Hut., M.P.
2013 | Skripsi | MANAJEMEN HUTANTujuan penelitian adalah untuk mengetahui sejarah rehabilitasi kawasan pesisir di Kecamatan Ambal; stakeholder yang terlibat; peran dan kepentingan stakeholder; kekuatan dan pengaruh stakeholder; dan proses interaksi antar stakeholder. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Analisis data dilakukan dengan metode eksplanasi menggunakan analisis deret waktu, analisis interaksi, dan Analysis Individual Interest Matrix (AIIM). Analisis deret waktu digunakan untuk mengatahui kronologis peristiwanya. Analisis interaksi digunakan untuk membantu pengambilan data dilapangan, sedangkan teknik analisis AIIM digunakan untuk menghasilkan suatu matriks yang menggambarkan tingkat kepentingan dan keberpihakan masing-masing stakeholder. Analisis stakeholder ini berorientasi pada kepentingan dan keterlibatan masing-masing stakeholder. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa momentum rehabilitasi pesisir di Kecamatan Ambal dimulai pada tahun 2007 dalam program Pembuatan Hutan Pantai Gerhan Tahun 2007 Kebumen oleh Tim Kehutanan UGM. Tujuh stakeholder terlibat dalam program tersebut. Dilihat dari kedudukannya, Stakeholder tersebut dapat dibedakan menjadi stakeholder utama yaitu masyarakat pesisir Ambal; stakeholder pendukung yaitu Tim Kehutanan UGM, Pemda Kebumen, KKN-PPM UGM unit Ambal Kebumen, dan SD di desa pesisir Ambal; dan stakeholder kunci yaitu Kementerian Kehutanan RI, Pemda Kebumen, dan TNI AD. Masyarakat pesisir Ambal dan Pemda Kebumen adalah stakeholder yang memiliki kepentingan pengelolaan kawasan pesisir terbesar dibandingkan stakeholder lainnya. Keberadaan masing-masing stakeholder memberikan pengaruh satu sama lain dan dalam interaksi yang kompleks, sehingga jika salah satu stakeholder ditiadakan maka sistem yang terbentuk tidak berjalan dengan baik.
The research objectives are to find out the history of coastal rehabilitation in Ambal Sub-District, stakeholders identification; roles and interests of stakeholders, the power and influence of stakeholders, and the interaction between stakeholders. The research use qualitative approach with case study method. Data analysed by explanation method using Time Series Analysis, Interaction Analysis, and Individual Interest Analysis Matrix (AIIM). Time Series Analysis is used to define the history chronology. Obtaining field data could be assisted by Interaction Analysis. Afterwards, the AIIM reflects a matrix which depicts the level of interest and alignment of each stakeholder. In brief, stakeholder analysis is oriented to the interest and involvement of each stakeholder. The research results the fact that the first coastal rehabilitation program in Ambal Sub-District began in 2007 in the Coastal Forest Development program, Gerhan* 2007 Kebumen by Faculty of Forestry Universita Gadjah Mada (UGM). Seven stakeholders were involved. They could be devided into the primary stakeholder namely coastal communities; secondary stakeholders such as Faculty of Forestry UGM, Local Government of Kebumen, KKN-PPM UGM** unit Ambal Kebumen, and SD (elementary school) in the coastal village of Ambal; and key stakeholders i.e. the Ministry of Forestry, Local Government of Kebumen, and the Army. Ambal coastal communities and Local Government of Kebumen were the stakeholders which had the largest interests in the coastal area management. Each of stakeholders obviously influenced each other even in a complex interaction. So, that could be assumed that the elimination of merely one of them lead to ineffectiveness of the system.
Kata Kunci : Analisis Stakeholder, Hutan Pantai, Gerhan tahun 2007