Pengaruh Kadar Paklobutrazol dan Dosis NPK terhadap Pertumbuhan dan Pembungaan Kembang Kertas (Zinnia elegans jacq)
VRENGKY ADITYA, Prof. Dr. Ir. Didik Indradewa, Dipl. Agr. St
2013 | Skripsi | AGRONOMIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian paklobutrazol dan NPK terhadap pertumbuhan dan pembungaan kembang kertas dan menentukan kombinasi pemberian paklobutrazol dan NPK yang paling sesuai bagi pertumbuhan dan pembungaan kembang kertas dalam pot. Penelitian dilaksanakan di Banguntapan, Bantul, Yogyakarta dari bulan Januari sampai dengan April 2013. Percobaan menggunakan Rancangan Faktorial 5 x 4 yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian paklobutrazol 5 aras yaitu 0, 250, 500, 750 dan 1000 ppm dan faktor kedua adalah pemberian NPK yang terdiri dari 4 aras yaitu 50, 75, 100 dan 125 kg/ha. Analisis varian dilakukan terhadap hasil pengamatan yang diperoleh dan dilanjutkan dengan Uji Berganda Duncan (DMRT) apabila terdapat beda nyata antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian paklobutrazol dan NPK menyebabkan pemendekan tanaman, tetapi tidak memberikan pengaruh yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan tanaman semakin pendek, kompak, warna bunga cerah, dan bunga mekar serempak. Aplikasi paklobutrazol dan NPK pada kadar 750 ppm dan dosis 125 kg/ha menunjukkan hasil yang paling sesuai agar tanaman pendek dan dapat menjadi tanaman hias pot.
This research aims to study the effects application of paclobutrazol and NPK on growth and flowering of zinnia (Zinnia elegans Jacq.). This research was conducted since Junuary until April 2013 in Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. The experiment was conducted according to Completely Randomized Factorial Design 5 x 4 with three replications. The first factor frequency paclobutrazol consist of five levels i.e. 0, 250, 500, 750 and 1000 ppm. The second factor was application of NPK, they were 50, 75, 100 and 125 kg/ha. The data were analyzed by Analysis of Variance (ANOVA) procedure followed by Duncan Multiple Range Test (DMRT) at 95 % level of significance. The result shows that frequency application of paclobutrazol and NPK effectively reduced height but not significant. The result shows that application more reduced in height of plant, higher compactness, brighter color of flower, and flower bloom simultaneously. Paclobutrazol’s and NPK application on 750 ppm and 125 kg/ha level produced shortest plant to create flowering pot plant.
Kata Kunci : kembang kertas, paklobutrazol, NPK, tanaman hias pot