Laporkan Masalah

PENGARUH INOKULASI Ralstonia solanacearum TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT (Solanum lycopersicum L.) YANG DISAMBUNG DENGAN TAKOKAK (Solanum torvum Swartz.)

NISPA YUHANIS, Erlina Ambarwati, SP., MP.

2013 | Skripsi | AGRONOMI

Penyambungan tanaman tomat dengan batang bawah takokak merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah penyakit layu tanaman yang diakibatkan patogen tular tanah, Ralstonia solanacearum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tomat yang disambung dengan takokak (Solanum torvum) serta mengetahui ketahanan tanaman tomat yang disambung dengan takokak terhadap patogen Ralstonia solanacearum. Penelitian lapangan ini dilaksanakan pada bulan Mei 2012 hingga Agustus 2012 di Ngipiksari, Kaliurang, Sleman, Yogyakarta yang memiliki ketinggian tempat 750 m diatas permukaan laut. Perlakuan pada penelitian terdiri dari dua faktor; faktor pertama adalah metode perbanyakan tanaman yang terdiri dari 2 aras, yaitu melalui grafting/sambung tomat-takokak dan tanpa sambung. Faktor kedua adalah ketahanan terhadap patogen yang terdiri dari 2 aras, yaitu dengan inokulasi patogen dan tanpa inokulasi. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 4 ulangan. Diperoleh hasil bahwa perlakuan penyambungan menunjukkan pertumbuhan yang lambat dengan rerata hasil panen yang lebih rendah sebesar 626,6 gram per tanaman, namun memiliki ketahan terhadap patogen Ralstonia solanacearum. Tanaman yang diinokulasi dengan Ralstonia solanacearum tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat, dengan bobot segar buah yang dihasilkan sebesar 794,7 gram per tanaman, diduga isolat yang digunakan virulensinya rendah karena diambil dari dataran rendah.

Grafting tomato (Solanum lycopersicum L.) onto Takokak (Solanum torvum Swartz.) rootstock is an effective method to control bacterial wilt caused by Ralstonia solanacearum, a soil-borne disease. The objectives of this research were to determine the growth and yield quality of grafted tomato onto takokak and to know the resistance of tomato grafted onto takokak rootstocks to Ralstonia solanacearum. This experiment was conducted in Ngipiksari, Yogyakarta with altitude 750 m above sea level, from May 2012 to August 2012. The treatment consisted of two factors; the first factor was plant propagations, i.e. with grafting (tomato onto takokak rootstocks) and non-grafting. The second factor was inoculation,i.e. with inoculation and non-inoculation.The experiment was arranged in the Randomized Complete Block Design (RCBD) with four replications. Obviously, grafting tomato onto takokak rootstock cannot improved the growth of tomato and had lower yields, i.e. 626,6 g per plant, but more resistant to Ralstonia solanacearum infection. The growth and yield of tomato plants were not significantly affected by inoculating, i.e. 794,7g per plant, because the virulence of bacterial wilt isolate was lower.

Kata Kunci : sambung, inokulasi, tomat, Solanum torvum


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.