Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN GAMBARAN DIRI PADA PENYANDANG CACAT FISIK DI PUSAT REHABILITASI TERPADU PENYANDANG CACAT DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

HANIF NUR ROSYIDA, Ibrahim Rahmat, S.Kp., S.Pd., M.Kes.

2013 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang : Perubahan fisik yang dialami oleh penyandang cacat tentunya sangat mengguncang jiwa seseorang. Hal ini sering menimbulkan gambaran diri yang negatif. Gambaran diri bersifat kompleks dan dipengaruhi beberapa faktor. Salah satu faktor yang mempengaruhi gambaran diri seseorang yaitu dukungan sosial. Tujuan : Untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial ditinjau dari aspek jumlah pemberi dukungan dan kepuasan menerima dukungan dengan dengan gambaran diri pada penyandang cacat fisik. Metode : Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi, dengan rancangan penelitian cross sectional. Dilakukan bulan April 2013 dengan subjek penelitian sebanyak 45 penyandang cacat fisik di Pusat Rehabilitasi Terpadu Penyandang Cacat (PRTPC) DIY yang dipilih secara simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner gambaran diri dan Social Support Questionnaire (SSQ). Analisis data menggunaka Pearson Product Moment. Hasil : Sebagian besar responden (55,6%) memiliki gambaran diri positif. Sebagian besar responden mendapatkan dukungan dalam jumlah banyak (62,2%) dan merasakan puas menerima dukungan (51,1%). Sumber dukungan yang paling banyak diterima responden berasal dari sumber primer dan sekunder. Bentuk dukungan yang paling banyak diterima responden yaitu dukungan emosional dan yang paling dirasakan puas berupa dukungan instrumental. Sebagian besar responden yang memiliki gambaran diri positif mendapatkan yang berasal dari sumber primer dan sekunder (35,6%) serta mendapatkan dukungan dalam bentuk dukungan emosional (31,1%). Tidak ada hubungan yang signifikan antara jumlah pemberi dukungan sosial dengan gambaran diri pada penyandang cacat fisik (r=0,078; p=0,614 (p>0,05)). Tidak ada hubungan yang signifikan antara kepuasan dukungan sosial dengan gambaran diri pada penyandang cacat fisik (r=0,012; p=0,939 (p>0,05)). Kesimpulan : tidak ada hubungan antara jumlah pemberi dukungan sosial dengan gambaran diri pada penyandang cacat fisik serta tidak ada hubungan antara kepuasan dukungan sosial dengan gambaran diri pada penyandang cacat fisik

Background: Physical changes that experienced by the disabled is certainly very shaken their mind. This often cause a negative body image. Body image is complex and influenced by several factors. One of the factors that affect a person's body image is social support. Objective: To analyze association between social support from aspect of quantity of support givers and satisfaction in receiving support and body image of the disabled at Pusat Rehabilitasi Penyandang Cacat Daerah Istimewa Yogyakarta (PRTPC DIY). Methods: This study was analytic correlation with cross sectional design carried out in April 2013. Subject of the study consisted of 45 disable persons at PRTPC DIY chosen with simple random sampling technique. Research instrumens were Body image questionnaire and Social Support Questionnaire (SSQ). Data analysis used Pearson Product Moment. Result: Most of respondents (55,6%) had positive body image; 62,2% had a lot of support and 51,1% felt satisfied with social support they received. Support mainly came from primary and secondary sources. Kind of support they received most was emotional support and the most satisfying was instrumental support. Most of the respondents who have a positive body image gain derived from primary and secondary sources (35,6%) as well as support in the form of emotional support (31,1%). There was no association between quantity of support givers and body image among the disabled (r=0,078; p=0,614 (p>0,05)). There was no association between satisfaction in receiving social support and body image among the disabled (r=0,012; p=0,939 (p>0,05)) Conclusion: There was no association between quantity of support givers and body image among the disabled. There was no association between satisfaction in receiving social support and body image among the disabled.

Kata Kunci : dukungan sosial, gambaran diri, penyandang cacat fisik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.