Laporkan Masalah

KONTRIBUSI HUTAN RAKYAT TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT (Studi Kasus di Dusun Jeruk Legi, Desa Katongan, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul)

RIA KUSWANDARI, Silvi Nur Oktalina, S.Hut., M.Si.,

2013 | Tugas Akhir | D3 KEHUTANAN

Hutan merupakan sumber daya alam yang memiliki peranan penting bagi kehidupan makhluk hidup di dunia. Berdasarkan statusnya, hutan terdiri dari hutan negara dan hutan hak atau yang lebih dikenal dengan hutan rakyat. Keberadaan hutan rakyat diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan petani, industri dan kelestarian alam mengingat hutan negara di beberapa lokasi berada dalam kondisi kritis sehingga rawan bencana alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan masyarakat dan mengetahui kontribusi hutan rakyat terhadap pendapatan masyarakat. Penelitian ini dilakukan di Dusun Jeruk Legi, Desa Katongan, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul pada bulan Januari 2013 dengan metode survei. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Data sekunder diperoleh dari profil desa katongan tahun 2010, sedangkan data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan interview guide dan kuisioner. Struktur pendapatan masyarakat di Dusun Jeruk Legi terdiri dari hasil hutan rakyat dan non hutan rakyat. Hasil hutan rakyat meliputi (tanaman pertanian, tanaman perkebunan, tanaman obat-obatan, kayu, dan hasil hutan lainnya), sedangkan hasil non hutan rakyat meliputi (peternakan dan pendapatan lainnya). Rata-rata pendapatan masyarakat adalah Rp 22.266.425,00/tahun. Kontribusi paling besar 53,22% atau senilai Rp 11.849250,00 adalah sumber lainya dari sektor non hutan rakyat (perdagangan, upah harian, gaji, pinjaman dan arisan), peternakan memberikan kontribusi 11,36% atau senilai dengan Rp 2.529.800,00 dan Hutan rakyat memberikan kontribusi 35,42% atau senilai Rp 7.887.375,00 dari total rata-rata pendapatan masyarakat.

-

Kata Kunci : hutan rakyat, kontribusi, pendapatan masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.