Laporkan Masalah

KAPASITAS INFILTRASI PADA BEBERAPA VARIASI KONDISI HUTAN RAKYAT DI KULON PROGO

SRI WULAN, Ir. Sri Astuti Soedjoko

2014 | Tugas Akhir | D3 KEHUTANAN

Penggunaan lahan hutan rakyat sebagai penghasil hasil hutan kayu maupun non kayu cukup memberikan berbagai dampak akibat pengolahan tanahnya, seperti halnya di Keceme, lahan miring untuk hutan rakyat mempengaruhi adanya resiko tanah longsor pada daerah tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kapasitas infiltrasi pada variasi penggunaan lahan hutan rakyat di Dusun Keceme yaitu adanya pertanaman kapulaga, dan mengetahui hubungan kapasitas infiltrasi pada kelerengan dan kerapatan pohon yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan membedakan nilai kapasitas infiltrasi tanah. Metode yang digunakan yakni dengan pengambilan data secara langsung menggunakan double ring Infiltrometer pada 11 plot dengan beberapa variasi kondisi yaitu: persen kapulaga >50% dan < 50%, kelerengan >50% dan <50%, serta pada kerapatan pohon yang berbeda pada 11 plot sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kapasitas infiltrasi pada11 plot bervariasi, pada kondisi kapulaga > 50% 455 mm/jam sedangkan < 50% 335 mm/jam. Hal ini dikarenakan pengolahan tanah yang terus dilakukan pada hutan rakyat memberikan keuntungan bagi tanah untuk meresapkan air meskipun penutupan kapulaga mencapai >50%. Pada kelerengan >50% 464 mm/jam,n sedangkan <50% 348 mm/jam,perbedaan tidak begitu signifikan karena pada keadaan komposisi vegetasi yang hampir sama pada jenis tanah yang sama. Untuk kerapatan pohon pada 11 plot tidak ada hubungan yang signifikan dengan kapasitas infiltrasi tanah. Selain penggunaan lahan, sifat fisik tanah dan keadaan vegetasi penyusun hutan rakyat juga mempengaruhi besarnya kapasitas infiltrasi tanah.

-

Kata Kunci : Kapasitas Infiltrasi, Variasi Kondisi, Sifat Fisik Tanah.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.