Laporkan Masalah

LAJU SINTASAN DAN PERTUMBUHAN NILA MERAH (Oreochromis sp.) STRAIN CANGKRINGAN DAN TETUANYA PADA FASE PEMBESARAN

MUHAMMAD NGAFWAN, Prof. Dr. Ir. Rustadi, M. Sc.

2013 | Skripsi | BUDIDAYA PERIKANAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju sintasan dan pertumbuhan nila merah (Oreochromis sp.) strain Cangkringan dan tetuanya pada fase pembesaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pola percobaan rancangan tersarang dua faktor 4 x 2 dengan 4 ulangan. Penelitian dilakukan di UKBAT Cangkringan selama 120 hari menggunakan benih berukuran 14 – 17 cm. Pemeliharaan dilakukan dalam hapa (ukuran mata jaring 4 mm) dengan kepadatan 5 ekor/m2. Jenis pakan berupa pellet terapung dengan kandungan protein 30 % diberikan sebanyak 3 – 5 % biomassa/hari dengan frekuensi pemberian tiga kali sehari. Sampling dilakukan setiap dua minggu sekali sebanyak 20 % dari jumlah ikan untuk mengukur panjang dan berat serta pengamatan kualitas air, dan parameter biomassa meliputi berat total, jumlah ikan hidup di awal dan akhir penelitian. Data laju sintasan, konversi pakan, pertumbuhan panjang dan berat mutlak, laju pertumbuhan spesifik, dan faktor kondisi dianalisis sidik ragam dengan tingkat kepercayaan 95 %, sedangkan kualitas air dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi strain dengan jenis kelamin dalam strain tidak memberikan pengaruh terhadap sintasan dan pertumbuhan nila merah strain Cangkringan dengan tetuanya. Laju sintasan nila merah pada fase pembesaran berada pada kisaran 90,0 – 97,5 %. Nilai rerata pertumbuhan panjang dan berat mutlak berkisar 9,85 – 12,38 cm dan 273,77 - 312,24 gram. Laju pertumbuhan spesifik panjang dan berat berkisar 0,22 – 0,26 %/hari dan 0,69 – 0,83 %/hari. Laju sintasan dan pertumbuhan panjang dan berat strain Cangkringan sama dengan tetuanya. Laju sintasan dan pertumbuhan kombinasi strain Cangkringan jantan sama dengan kombinasi lainnya.

This research aim to know survival rate and growth red tilapia (Oreochromis sp.) Cangkringan strain and the parental at grow out phase. The research used eksperimental method with two factors nested designs 4 x 2, replicated four times. The research was conducted in UKBAT Cangkringan for 120 days using the fry size of 14 – 17 cm. Enclosed culture carried in hapa net (mech size 4 mm) with stocking densities 5 of fry/m2. Floating feed which contains 30 % protein, were given 3 – 5 % of biomass/day at the rate of three times a day. Fish sampling was done every two weeks as much as 20 % of biomass to measure length and weight of the fish as well as water quality monitoring, and the biomass parameters were total weight, total fish at the beginning and the end of experiment. Data of survival rate, absolute length and weight, specific growth rate, food convention ratio, were analyzed with analisys of variance at 95 % level of significant, and water quality was analized descriptively. This results showed that the combination of strain with sex in strain not influence on the survival rate and growth red tilapia Cangkringan strain and the parental. Survival rate of red tilapia at grow out phase ranged from 90.0 to 97.5 %. Average value of absolute growth length and weight ranged from 9.85 to 12.38 cm and 273.77 to 312.24 grams. Specific growth rate of length and weight ranged from 0.22 to 0.26 %/day and 0.69 to 0.83 %/day. Survival rate and growth rate length and weight Cangkringan strain same with the parental. Survival rate and growth combination male Cangkringan strain same with the other combinations.

Kata Kunci : nila merah, strain Cangkringan, laju sintasan, pertumbuhan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.