APLIKASI SENSOR AKSELEROMETER UNTUK RANCANGANSISTEM PERINGATAN DINI TANAH LONGSOR
SIROJULAILI, Drs. Panggih Basuki, M.Si.
2013 | Tugas Akhir | D3 ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASIBanyaknya kerugian harta benda dan korban jiwa yang ditimbulkan oleh tanah longsor telah menginspirasi penulis untuk membuat suatu rancang bangun system peringatan dini (early warning system) untuk meningkatkan kewaspadaan warga masyarakat yang tinggal dilokasi rawan longsor terhadap bahaya yang datangnya secara tiba-tiba sehingga segala kerugian terutama korban jiwa dapat diminimalisir. Rancang bangun sistem ini terdiri dari dua bagian, yaitu bagian transmitter (pemancar) dan bagian receiver (penerima). Bagian transmitter diletakkan di lokasi yang akan dipantau tingkat kemiringannya dan berfungsi sebagai pembaca pergerakan permukaan tanah. Pada bagian ini terdapat sensor akselerometer (MX2125) sebagai pengukur sudut untuk memantau pergerakan permukaan tanah dan memberikan peringatan berupa suara alarm berdasarkan perkembangan pergerakan tanah yang dipantau tersebut. Sensitivitas sistem peringatan dini ini bisa diatur sesuai dengan kebutuhan di lapangan dengan cara memasukkan range sudut (berupa batas minimal dan batas maksimal) kemiringan posisi transmitter. Alarm akan berbunyi ketika permukaan tanah mengalami pergerakan yang menyebabkan posisi kemiringan system berubah sampai diluar range sudut tersebut. Data kemiringan transmitter kemudian dikirim kebagian receiver secara wireless melalui protocol Zigbee. Dari receiver, data tersebut dikirim kekomputer melalui port serial dan ditampilkan dalam bentuk table sehingga pemantauan terhadap pergerakan tanah dapat dilakukan setiap saat. Software Delphi 7 digunakan sebagai tampilan antarmuka untuk memantau pergerakan tanah.
Number of property loss and casualties caused by landslides have inspired writer to create a prototype of landslide early warning system. It is expected to increase the awareness of people who live in landslide prone area that come unexpectedly, hence all the loses, especially losses of life can be minimized. This system consist of two parts, those are transmitter and receiver. Transmitter is placed in location that degree of slope will be monitored and functioned as the reader of the soil movement. Accelerometer (MX2125) measure the angle for monitoring soil movement. Transmitter will give warning sound based on soil movement. The sensitivity of this early warning system can be adjusted accordance with the requirements by entering range (minimum and maximum range) transmitter slope. Alarm will sound when land surface move that cause the position of early warning system change up beyond the range. Then, transmitter slope data is sent wirelessly to the receiver via Zigbee protocol. From the receiver, the data is sent to PC through serial port and then is displayed in form of table and graph so that the monitoring of soil movement can be done at any time. Delphi 7 is used as the interface software to monitor soil movement.
Kata Kunci : tanah longsor, early warning system, akselerometer, transmitter, receiver, Zigbee, antarmuka