Laporkan Masalah

INVENTARISASI JENIS – JENIS BAMBU YANG MAMPU TUMBUH PADA LAHAN PASCA ERUPSI GUNUNG MERAPI DI DESA UMBULHARJO, KECAMATAN CANGKRINGAN, KABUPATEN SLEMAN, DIY.

SUSANTI PUSPITA HANDAYANI, Drs. Wiyono., M.si.

2013 | Tugas Akhir | D3 KEHUTANAN

Bambu merupakan tanaman yang penting di pedesaan yang masih memiliki lahan cukup luas, seperti di desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, yang lokasinya berbatasan dengan Gunung Merapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis – jenis bambu dan potensi bambu yang masih dapat tumbuh pasca erupsi Merapi. Penelitian ini difokuskan pada daerah yang terkena dampak lahar panas erupsi merapi yang berada pada ketinggian antara 925 – 1002 mdpl, kemudian membagi lokasi menjadi dua bagian berdasarkan kondisi lokasi yang berupa tegalan, pemukiman dan pekarangan yang disebut dalam zona pertama untuk lokasi yang berupa tegalan dan zona kedua untuk lokasi yang sebagian besar pemukiman dan pekarangan, masing – masing zona diambil datanya secara sampling dengan luasan petak ukur 20 m x 20 m sebanyak 25 petak yang menyebar dari atas sampai bawah. Hasil yang diperoleh terdapat dua jenis bambu yang masih dapat tumbuh pasca erupsi yaitu Bambu Apus (Gigantochloa apus J.A & J.H Schultes ) dan Bambu Petung (Dendrocalamus asper Schult, Backer ex Heyne). Bambu Apus merupakan jenis yang paling banyak dengan diameter 2,87 – 3,82 cm sedagkan petung jumlah yang sedikit dengan diameter 4,78 – 7,96 cm

-

Kata Kunci : Erupsi Merapi, Bambu, Zona, dan Tegalan, Pemukiman, Pekarangan dan Diameter


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.