Laporkan Masalah

DISTRIBUSI SPASIAL PERKEMBANGAN DISTRIBUTION OUTLET (DISTRO) DI PERKOTAAN YOGYAKARTA

IBNU PRABOWO, Prof. Dr. R. Rijanta., M.Sc.

2013 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAH

Distribution Outlet atau lebih sering dikenal dengan sebutan distro merupakan salah satu industri kreatif yang bergerak di bidang fesyen. Perkembangan distro tak bisa terlepas dari dinamika dunia fashion dan lifestlye anak muda masa kini. Yogyakarta merupakan pasar yang potensial untuk dijadikan sebagai tempat pemasaran produk distro karena latar belakang kreativitas anak muda dan jaringan komunitas yang ada. Sejauh ini perkembangan distro masih bergerak secara independen dan belum banyak mendapatkan dukungan dari pihak manapun, termasuk pemerintah setempat. Penelitian ini pun lebih bertujuan untuk mengetahui proses persebaran keruangan (distribusi spasial) perkembangan distro di Yogyakarta beserta mengetahui sejauh mana peranan dari pemerintah daerah dalam memajukan perkembangannya tersebut. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini pada dasarnya adalah menggunakan data primer bersifat kualitatif, dimana data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan stakeholders (pelaku distro dan pihak pemerintah) untuk mengetahui persepsi mereka mengenai perkembangan distro di Yogyakarta selama ini. Penentuan lokasi distro dilakukan dengan cara plotting dengan pengambilan sampel yang representatif mewakili populasi distro di Yogyakarta. Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data yang telah diperoleh ke dalam bentuk deskripsi peta, table, diagram maupun grafik Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa perkembangan distro terus mengalami peningkatan. Penempatan lokasinya banyak dipengaruhi oleh karena pasarnya sudah terbentuk. Persebarannya pun kemudian cenderung lebih mengelompok di satu daerah, yaitu di Jalan Cendrawasih. Persaingan selalu menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh distro dalam perkembangannya. Pemerintah pun berupaya bertindak sebagai Regulator, Fasilitator, dan Katalisator dalam membantu memajukan perkembangan distro di Yogyakarta.

Distribution Outlet known as distro is one of creative industries on fashion. The development of distro cannot be separated from the dynamic on current fashion and lifestyle of teenager. Known as student city, Yogyakarta is a potential marketplace for distro products. So far, the development of distro is still independent and have not got much support from any stakeholders, including government. This research aim to recognize the spatial diffusion process of development of distro in Yogyakarta and to understand the extent of role of local government in the development of disto. The research utilized qualitative method by using primary data. The primary data are acquired from direct interviews with stakeholders (owner and government) to understand the development of distro in Yogyakarta. The determination of independent and dependent variables was conducted before entering research location and the relationship between them was proven later based on facts on the field. The result of the research indicated that the distro is developing from the three predetermined clusters. The spatial diffusion tends to expand into contagious diffusion by forming clusters based on motivation of the owner and geographical factors. The government roles as regulators, facilitators, and catalyst in developing distro in Yogyakarta.

Kata Kunci : distro, distribusi spasial, Yogyakarta, pelaku distro (owner) dan pemerintah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.