Penerapan quality function deployment pada perguruan tinggi swasta Muhammadiyah :: Studi pada Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah di Jawa tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta
ACHMAD, Nur, Drs. Wakhid S. Ciptono, MBA.,MPM
2001 | Tesis | S2 ManajemenPermasalahan kualitas dalam perguruan tinggi mempunyai arti yang sangat penting dalam rangka memberikan kualitas belajar mengajar yang sesuai dengan kurikulum dan harapan mahasiswa yang nantinya akan menghasilkan SDM intelektual yang berkualitas. Hal ini sesuai dengan tema pokok pembangunan pendidikan yaitu peningkatan kualitas pendidikan pada proses dan hasil pendidikan. Selain dari tema pokok pembangunan pendidikan yang telah dicanangkan tersebut, lembaga pendidikan tinggi juga harus mampu meningkatkan kompetensi dengan perguruan tinggi lain untuk mempertahankan kesinambungannya dalam menyumbangkan input-input pembangunan bagi negara. Lembaga pendidikan tinggi yang ingin berusaha agar apa yang dibutuhkan oleh customer internal-nya dapat dipenuhi dengan baik, harus memahami apa yang diinginkan oleh customer internal-nya, kemudian melihat kemampuan yang ia miliki dalam proses pemenuhan kebutuhan tersebut. Cara yang terbaik dalam mengubah harapan customer kedalam persyaratan-persyaratan produksi yang sesuai adalah dengan menggunakan Quality Function Deployment. QFD adalah suatu alat yang digunakan untuk mengubah harapan pelanggan ke dalam persyaratan-persyaratan produksi yang esensinya adalah untuk menerjemahkan suara pelanggan agar perusahaan mengetahui apa yang dibutuhkan dan diinginkan pelanggan. Konsep QFD merupakan suatu alat untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan. Tujuan dari QFD adalah untuk menjamin bahwa produk yang dihasilkan dapat memenuhi tingkat kualitas yang diperlukan sehingga benar-benar dapat memuaskan kebutuhan pelanggan. Dari hasil analisis data yang dilakukan oleh peneliti maka hal-hal yang perlu ditangani (dipertimbangkan) terlebih dulu oleh lembaga/instansi Fakultas Ekonomi PTM Jawa Tengah dan DIY adalah berupaya meningkatkan kegiatan dimensi kualitas Responsiveness (skor tertinggi 17,91; NW 1,76) yaitu suatu usaha yang menekankan pada kemampuan dan kemauan dari seluruh lini manajemen untuk membantu mahasiswa dalam memenuhi kebutuhannya dengan cepat dan tepat serta dimensi kualitas Assurance (skor tertinggi kedua 17,47; NW 1,72) yaitu suatu usaha yang menekankan pada keramahan dan kemampuan yang dimiliki seluruh lini manajemen dalam melaksanakan tugasnya. Urutan ketiga adalah Reliability yaitu suatu dimensi kualitas yang menekankan pada kemampuan dan kemauan lembaga dalam memberikan pelayanan sesuai yang dijanjikan dengan handal dan memuaskan dengan skor (16,57: NW 1,63), terakhir adalah dimensi kualitas Tangibles dan Empathy yang masing-masing mempunyai nilai bobot mentah, (15,74: NW 1,55) and (14,76; NW 1,45). Kata-kata
The quality problem in the educational institution has an essential meaning in order to fit the curriculum with the hope of the students become high in quality and intellectual human resource. It's fit with the main theme of educational development that increasing about educational quality in educational gaining and process. Other the main theme, the educational institution must capable to increase about their competence with the other institutions to continuity maintain their contribution as development inputs for the country. In order to fulfill about the customer-internal needs, the institution must understands about everything related with customer-internal needs, then has a view focussed to their own capable of fulfilling their needs. The best way of customers hopes changing fit in the product requirements is using the Quality Function Deployment. QFD is the one of the instrument used to change the customer hope to the product requirements essentially to translate about Voice of the Customers (VOC1) in the Voice of Company (VOC2), so the firm understand about the customer needs. QFD concept is an instrument to identify about the customer's need. The main aim of QFD is to insure that the product has a capable to fulfill about quality degree neededs, so the customers will be satisfy. From the data analysis providing by the researcher can be concluded that, anything must be prepare by the institution of PTM, mainly by increasing of quality dimension responsiveness (the highest score is: 17,91; NW 1,76). Its an effort to focussing about the capability and willingness in all of the management line to help the students fulfilling their needs efficiently, and the Assurance dimension (the second highest score is: 17,47; NW 1,72). That is an effort focussed to the capability and familiarity in all of management line with their tasks. The third is Reliability. That is a quality dimension focussed to the institution capability to give their services as their commitment about satisfying and progressing (with the score: 16,57: NW 1,63). The last is a Tangible and Empathy quality dimensions. Every dimension have a raw score (15,74: NW 1,55) and (14,76; NW 1,45).
Kata Kunci : Voice of the Customers, Voice of the Company, Quality Function Deployment, Servqual