PEMBUATAN ALAT UJI DISTORSI CAHAYA PADA KACA SPION DI PT. ASTRA KOMPONEN INDONESIA
DWI WAHYU PRASETYO, Ir. Andr. Surjaka Ispandriatno., MT
2013 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK MESINSpion merupakan komponen yang menjadi kelengkapan standar kendaraan bermotor. Dalam proses produksinya harus memenuhi Japan Internasional Standart (JIS) dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Salah satu parameter yang menjadi tolak ukur kualitas spion adalah faktor distorsi. Distorsi adalah salah satu cacat pada spion yang menyebabkan bayangan tidak sesuai dengan aslinya. Untuk mengetahui besar faktor distorsi perlu dilakukan proses pengujian distorsi Alat pendeteksi distorsi pada kaca spion merupakan alat yang digunakan untuk mengetahui nilai dari distorsi dari kaca spion yang telah diproduksi. Dalam proses pengujian distorsi kaca spion, kaca spion akan berhadapan dengan sebuah pola lingkaran. Kemudian sebuah kamera yang dipasang di tengah-tengah pola lingkaran akan mengambil foto apa yang ditampilkan pada kaca spion. Gambar lingkaran yang ada pada kaca spion tidak semuanya berbentuk lingkaran sempurna, ada beberapa yang melengkung. Setelah pola yang didapatkan sesuai dengan yang diinginkan maka akan diukur jarak dari titik tengah pola lingkaran ke titik-titik lingkaran terluar pada masing-masing titik yang telah ditentukan kemudian akan dilakukan proses perhitungan untuk mendapatkan nilai distorsinya. Sebagai standar verifikasi maka ditetapkan bahwa nilai distorsi maksimal pada kaca datar adalah 0,2 %. Nilai ini adalah merupakan 10% dari 2% nilai distorsi maksimal pada kaca spion D01N. Dari hasil pengujian yang dilakukan pada kaca datar ini mempunyai nilai distorsi 0,18 %, karena hasilnya masih dibawah 0,2 % maka alat uji ini bisa digunakan.
Mirror is a completeness standard part of vehicle. In the production process of mirror must appropriate Japan International Standard (JIS) and Standar Nasional Indonesia (SNI). One of mirror quality parameter is distortion factor. Distortion of mirror is defect on the mirror which cause the imagination not be like its original. To known value of factor distortion needed distortion testing process. Distortion detection mirror is equipment which used to known distortion value from mirror have been production. In the distortion testing mirror, mirror will stand in front of circle pattern. And then, put a camera in the center circle pattern will take picture in displayed in the mirror. Not all picture is perfect circle which displayed in the mirror. After the pattern be like standard, next process is measure length from center point of circle pattern to the outset circle in every defined poin then calculate it to get distortion value. As a verification standard so maximal distortion value on the flat mirror is 0,2 %. It is 10 % from 2 % maximal distortion value on D01N mirror. From the result of distortion testing on the flat mirror have distortion value 0,18 %. Because of that so this equipment testing can be used.
Kata Kunci : PEMBUATAN ALAT UJI DISTORSI CAHAYA PADA KACA SPION