TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTIK MENCUCI TANGAN PENJAMAH MAKANAN DI RUMAH MAKAN KELAS A DI KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
KUNTI GRAHINI TENDISARI, Fatma Zuhrotun Nisa’, STP, MP
2013 | Skripsi | GIZI KESEHATANLatar Belakang Penelitian : Saat ini rumah makan dipilih sebagai tempat alternatif untuk mendapatkan makanan. Oleh karena itu, rumah makan harus menyediakan pelayanan makanan yang sehat dan aman, terutama terkait dengan penanganan oleh penjamah makanan selama proses penyelenggaraan makanan. Terlebih lagi pada rumah makan yang menyediakan menu ikan dan seafood karena kandungan proteinnya menjadikan ikan dan seafood mudah terkontaminasi. Mencuci tangan dengan benar penting dilakukan oleh penjamah makanan karena tangan dapat menjadi penyebab kontaminasi makanan. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap dengan praktik mencuci tangan penjamah makanan di rumah makan kelas A di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode Penelitian : merupakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Subjek penelitian adalah penjamah makanan di rumah makan kelas A ikan dan seafood di Kabupaten Sleman yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data tingkat pengetahuan dan sikap diambil menggunakan kuesioner, sedangkan data praktik diambil dengan teknik observasi. Hasil : Nilai p untuk hubungan antara pengetahuan dengan sikap penjamah makanan adalah 0.034 (p<0.05), nilai p untuk hubungan antara pengetahuan dengan praktik penjamah makanan adalah 0.487 (p>0.05), dan nilai p untuk hubungan antara sikap dengan praktik penjamah makanan adalah 0.411 (p>0.05). Kesimpulan : ada hubungan positif yang cukup erat antara pengetahuan dengan sikap penjamah makanan, ada hubungan positif yang sangat lemah antara pengetahuan dengan praktik penjamah makanan, ada hubungan positif yang sangat lemah antara sikap dengan praktik penjamah makanan.
Background : Nowadays, restaurant is chosen as an alternative place to get food. Therefore, restaurant must provide healthy and safe services, especially in relation to the handling by food handlers during the process of food making. Moreover, in a restaurant that provides a menu of fish and seafood, their protein content makes the food easily contaminated. Washing hands properly is important for food handlers, because hands can be the cause of food contamination. Objective : to identify the relationship between the level of knowledge and attitude to the hand washing practices of food handlers in the class A restaurants in Sleman Regency, Daerah Istimewa Yogyakarta. Method : This was a descriptive analytic study using cross-sectional research design. The subjects were food handlers in class A of fish and seafood restaurants in Sleman that was conducted using purposive sampling technique. Level of knowledge and attitudes data were measured using questionnaires, while practices data was measured through observation. Result : p value for relation between knowledge and attitude of food handler is 0.034 (p<0.05), p value for relation between knowledge with practice of food handler is 0.487 (p>0.05), and p value for relation between attitude with practice of food handler is 0.411 (p>0.05). Conclusion : there was a quite close positive relationship between knowledge and attitude of food handlers, there was a very far positive relationship between knowledge and practice of food handlers, there was a very far positive relationship between attitude and practice of food handlers.
Kata Kunci : pengetahuan, sikap, praktik, mencuci tangan, penjamah makanan, rumah makan