Laporkan Masalah

UNJUK KERJA MESIN PENGERING GULA SEMUT BERKAPASITAS MAKSIMUM 120 KG

RYAN YANUAR WARDANA, Ir Susanto Johanes, MT.,

2013 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK MESIN

Produsen gula di Kulon Progo menggunakan bantuan sinar matahari dalam melakukan proses pengeringan gula. Metode ini dirasa kurang efektif karena hanya bergantung pada sinar matahari dan membutuhkan hingga dua hari untuk proses pengeringan, sehingga dibuat sebuah mesin yang dapat mengeringkan gula dengan cepat dan tidak bergantung oleh cuaca. Mesin ini menggunakan bahan bakar LPG dan dapat mengeringkan gula dengan kapasitas maksimum 120 kg. Prinsip kerjanya dengan memanfaatkan udara panas yang dihasilkan dari kompor gas yang ditiup oleh blower. Udara panas mengalir ke dalam ruang pengering sehingga kadar air dalam gula akan menguap. Pengujian dilakukan oleh penulis dengan kapasitas 96 kg gula selama 7 jam dengan hasil nilai efisiensi mesin sebesar 59,9%.

Producer of sugar in Kulon Progo using sunlight for drying the sugar. This method is less effective because it depends only on sunlight and need two days for a drying process, so we make a machine that can dry sugar quickly and without relying weather. This machine uses LPG fuel and can drying the sugar with a maximum capacity of 100 kg. Its working principle of a gas stove heats the room and the air blown by the fan. air flows into the drying chamber so that the water content in the sugar will evaporate. Tests conducted by the author with capacity of 96 kg of sugar for 7 hours. The results of machine efficiency is 59,9%

Kata Kunci : MESIN PENGERING GULA SEMUT BERKAPASITAS MAKSIMUM 120 KG


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.