PENYUSUNAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS RUANG PUBLIK BERBASIS WEBGIS MEMANFAATKAN PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA YOGYAKARTA
BAKHTIAR ARIF M, Barandi Sapta Widartono, S.Si., M.Si.,
2013 | Skripsi | KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUHPenelitian ini bertujuan untuk m ruang publik menggunakan citra quickbird dan menyusun sistem informasi geografis ruang publik berbasis webgis di Kota Yogyakarta. Sumber data primer yang digunakan adalah data ruang publik yang diperoleh dari interpretasi citra Quickbird dan survei lapangan. Interpretasi visual pada citra bertujuan untuk mengetahui ob Metode yang digunakan dalam pemetaan ruang publik merupakan metode gabungan antara teknik interpretasi visual pada citra quickbird dan survei lapangan. jek-objek lokasi ruang publik secara cepat dan survei lapangan dilakukan untuk validasi hasil interpretasi serta memperoleh informasi tambahan. Melalui kegiatan survei lapangan dijumpai kenampakan ruang publik yang tidak terinterpretasi karena keterbatasan interpretasi. Data temuan survei yang diperoleh digunakan sebagai data tambahan yang ikut dipetakan. Data ruang publik dalam penelitian ini menggabungkan antara ruang publik hasil interpretasi yang telah dilakukan validasi dan temuan lapangan. Sistem informasi geografis ruang publik merupakan peta yang diseminasinya menggunakan web dengan ruang publik sebagai informasi utama. Proses penyusunan sistem informasi geografis ruang publik berbasis webgis dilakukan dengan rangkaian: klasifikasi data, penyusunan basisdata, generalisasi dan simbolisasi data, pembuatan map service dan desain antarmuka. 810.012,69 Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemetaan ruang publik di Kota Yogyakarta dengan menggunakan citra quickbird, diperoleh tingkat ketelitian pemetaan sebesar 65,25 persen, dengan tipologi ruang publik sebanyak 14 macam yang tersebar pada 901 lokasi dengan total luas m2. Sistem informasi geografis ruang publik berbasis webgis di Kota Yogyakarta dapat tersususun dengan menampilkan informasi ruang publik sebagai informasi utama, yang disajikan dengan fitur koordinat, skala, navigasi, menu, geocoding, informasi, pemilihan tema, identifikasi dan inset, untuk memudahkan pengguna dalam menyeerap informasi yang ditampilkan.
The aims of the research are to map public space using Quickbird satellite imagery and create webgis of public space at Yogyakarta municipality. The primary data source was obtained by interpretation of quickbird sattelite imagery and field surveying. Research methodology used for mapping public space were the combination between visual interpretation technique and field survey. Visual interpretation applied to collect the location of public space typology quickly. Validation of interpretation done by field surveying. Field survey also to obtain public space added information and findings. Data of public space defined by validated interpretation and field survey findings. Webgis of public space is a map that disseminated by web which public space as the main information. Processes in order to create webgis prototype of public space are data classification, database creation, generalization, symbolization, map service creation and interface design. 810.012,69 Research results showed that public space mapped by quickbird satellite imagery has 65,25% of mapping accuracy, which 14 types of public space typology. Located on 901 locations and m2 of total width. Webgis of public space arraged which public space as the main information. It provides features to make end users obtain the information on system easily. The features are coordinate feature, scale feature, navigation, menu, geocode, theme selection, identify and inset.
Kata Kunci : penginderaan jauh, ruang publik, webgis, sistem informasi geografis