PENGARUH PERUBAHAN ASUPAN PAKAN TERHADAP KADAR TOTAL PROTEIN SERUM KAMBING KACANG
PAIDI, Dr. drh. Irkham Widiyono
2013 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWANPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh asupan pakan terhadap kadar total protein serum (TP) pada kambing kacang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kambing kacang sebanyak 3 ekor yang dipelihara dalam kandang individu, berumur rata-rata 1 tahun, dengan jenis kelamin jantan dan secara klinis sehat. Kambing diberi perlakuan pakan menjadi 2 periode yaitu Periode I dengan pemberian pakan dibatasi 50% dari jumlah awal (Restriction) dan dilanjutkan pada Periode II dengan pemberian pakan kembali ad libitum (Refeeding). Setiap periode perlakuan pakan berlangsung selama 4 minggu. Pengambilan sampel darah sebanyak 5 ml dilakukan pada setiap akhir periode sebelum hewan diberi makan pagi. Kadar total protein diukur dengan metoda timed-endpoint biuret. Perubahan kadar total protein serum selama periode penelitian dianalisis dengan t-Test berpasangan. Perbedaan dinyatakan signifikan bilamana P<0,05. Rerata kadar protein serum pada Periode I (Restriction) sebesar 6,49±0,50 g/dL dan meningkat menjadi 6,87±0,17 g/dL, pada akhir periode ke II (refeeding). Meskipun demikian secara statistik peningkatan tersebut tidak signifikan (P>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan secara ad libitum setelah restriksi pakan selama 1 bulan mengakibatkan adanya kecenderungan kenaikan kadar total protein di dalam serum.
This study aims to examine the effect of feed intake on total protein serum (TP) levels in kacang goats. This study was done by using three male kacang goats at average age of 1 year old, and healthy. The goats were fed into two periods, i.e. First period with 50% amount of initial feed intake (Restriction) and continued to second period with ad libitum feed intake (Refeeding). Each feed stage period during 4 weeks. Five milliliters of blood samples were taken at the end of each period. TP level was measured by timed-endpoint biuret method. The changes of TPP was analyzed by paired t-Test. Statistical analysis result can be declared as significant when P<0,05. Mean of TPP level in first period (Restriction) was 6,49±0,50 g/dL and increased slightly to the level of 6,87±0,17 g/dL at the end of the second period (Refeeding). It could be concluded that, ad libitum feeding after feed restriction for a month could result in increased TP concentration.
Kata Kunci : asupan pakan, kambing kacang, total protein serum (TP)