Laporkan Masalah

PEMETAAN PENGGUNAAN LAHAN MEMANFAATKAN SEGMENTASI CITRA RESOLUSI SPASIAL TINGGI QUICKBIRD DI KECAMATAN DEPOK, SLEMAN, YOGYAKARTA TAHUN 2009

NAIM HARYO PRADANA, Nur Mohammad Fardha,S.Si, M.Cs.

2013 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SIG

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai parameter segmentasi yang paling sesuai dari beberapa sampel yang diambil, melakukan segmentasi pada citra resolusi spasial tinggi Quickbird, dan membuat peta penggunaan lahan Kecamatan Depok hasil segmentasi citra resolusi spasial tinggi Quickbird. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu citra Quickbird tahun 2009 yang bersumber dari BPN Sleman dan data peta dasar digital Kabupaten Sleman tahun 2011 dari BAPPEDA Sleman. Proses segmentasi pada penelitian ini dilakukan menggunakan perangkat lunak SPRING 5.18. Metode yang digunakan yaitu Region Growing dimana objek yang lebih kecil akan digabung dengan yang lebih besar. Semua pengelompokkan ini sangat bergantung pada tiga kriteria yaitu warna, tekstur, dan bentuk. Proses klasifikasi menggunakan klasifikasi Bhatacharya yang memerlukan training area untuk setiap kelas penggunaan lahan yang diambil. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari ketiga nilai parameter segmentasi metode Region Growing yaitu Similarity 10 dan Area piksel 100, Similarity 25 dan Area Piksel 250, Similarity 50 dan Area Piksel 500, nilai parameter Similarity 25 dan Area Piksel 250 merupakan yang paling sesuai karena objek ter-segmen dengan bagus dan sesuai wilayahnya masing-masing. Nilai parameter segmentasi Similarity 10 dan Area Piksel 100 tidak sesuai dikarenakan objek mengalami oversegment artinya objek yang seharusnya ter-segment menjadi satu wilayah masih dibagi lagi menjadi beberapa segment. Nilai Parameter segmentasi Similarity 50 dan Area piksel 500 tidak sesuai karena objek ter-segment sangat luas dan saling menggabung antara objek yang satu dengan yang lain. Peta penggunaan lahan hasil dari segmentasi citra Quickbird tahun 2009 dilakukan survey lapangan untuk mendapatkan akurasi hasil interpretasi. Hasil akurasi interpretasi menunjukkan ketelitian hasil segmentasi yaitu 94%. Peta penggunaan lahan yang dihasilkan terdapat 15 jenis penggunaan lahan yaitu sawah, vegetasi, permukiman teratur, permukiman tidak teratur, kelembagaan, pertokoan, jalan, lahan kosong, lapangan, masjid, terminal, bandara, rumah sakit, non kelembagaan, dan pusat perbelanjaan.

-

Kata Kunci : Segmentasi Citra, Region Growing, Penggunaan Lahan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.