Laporkan Masalah

Rancangan organisasi sistem pengendalian intern di pemerintah daerah dalam kerangka otonomi daerah

DARMAWAN, Endang, Dr. Indra Bastian, MBA

2001 | Tesis | S2 Akuntansi

Studi ini diinspirasi dengan lahirnya Undang-Undang No. 22 Tahun 1999. Undang-undang ini tercipta karena terjadi pergolakan dan ketidakpuasan pada metode pengendalian intern. Metode tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya pada pemerintahan orde baru, dikarenakan praktik KKN. Karena undang-undang No. 22/1999 tclah diimplementasikan secara efektif pada tanggal 1 Januari 2001, maka diperlukan beberapa perubahan pada struktur dan mekanisme kerja di pemerintah daerah. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menentukan unsur-unsur yang diperlukan dalam mendesain Unit Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan menawarkan model unit SPI kerangka otonomi daerah. Untuk mencapai tujuan itu, kuesioner penelitian disebarkan pada beberapa pegawai pemerintah daerah sebagai sampel dari 26 propinsi yang ada di seluruh Indonesia. Dengan menggunakan analisis deskriptif, korelasi dan regresi diperoleh variabel-variabel: Kebutuhan Organisasi, Mekanisme Organisasi, Struktur Organisasi dan Akuntabilitas. Unsur-unsur tersebut telah terbukti dengan studi empirik, memiliki korelesi yang signifikan antara masing-masing unsur (variabel independen) maupun dengan variabel independennya. Berdasarkan ke empat unsur itu, model Unit SPI terdiri dari: Manajemen Risiko, Audit Intern, Komite Audit, Penganggaran, Manajemen Keuangan, dan Pelatihan Staf.

This study is inspired by law No. 22/1999. This law was result of turbulent movement and unsatisfactory on internal control method. The method was palled in Orde Baru government, because of KKN practices. Since law No. 22/1999has effectively implemented in 1st January 2001, there are some changes needed in the local government is structure and work mechanism. The purpose of this research was to determine the elements needed in designing an internal control unit and, next offer the model of internal control unit in decentralization perspective. To address this purpose, the research questioner was spreaded to the several local government's officers as samples from around 26 province in Indonesia. By using descriptive, correlation and regression analysis, researcher found that the variables: the need of organization, the mechanism of organization, the structure of organization, and the accountability. Those elements has been confirmed by empirical studies on a significantly correlation between inter-element (independent variable) or dependent variable. Based on those four elements, the internal control unit model will be consisted on: risk management, internal audit, audit committee, budgeting, financial management, and staff training.

Kata Kunci : Sistem Pengendalian Intern,Otonomi Daerah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.